Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jembatan Konstruksi Sarang Lebah Karya Arek Suroboyo Ini Diyakini Dapat Atasi Macet

Dosen Arsitek Universitas Muhammadiyah Surabaya, Gunawan, berhasil menciptakan konstruksi jembatan yang bisa menggantikan posisi jalan tol.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Jembatan Konstruksi Sarang Lebah Karya Arek Suroboyo Ini Diyakini Dapat Atasi Macet
surya/nuraini faiq
Sketsa ide konstruksi jembatan An-Nahl. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Dosen Arsitek Universitas Muhammadiyah Surabaya, Gunawan, berhasil menciptakan konstruksi jembatan yang bisa menggantikan posisi jalan tol.

Bahkan bentangan jembatan ini tidak saja efisien, tapi juga bervisi ke depan untuk membangun kota.

Selain bisa mengatasi masalah klasik kemacetan, konstruksi jembatan tersebut juga bisa menjadi alternatif bentangan jalan baru.

Apalagi saat pertumbuhan kendaraan dengan kondisi jalan sangat tak berimbang. Oleh pencipta desain konstruksinya, jembatan itu dinamakan Jembatan An Nahl atau Jembatan Sarang Lebah.

Bentangan jalan yang mirip terowongan dengan bentuk segi enam. Persis seperti rumah lebah.

Terowongan itu bahkan bisa saja didesain tumpuk. Jalur utama atau tengah lebarnya antara 6 - 8 meter. Ketinggin di atas 5 meter.

"Jalur utama atau tengah bisa untuk jalur mobil. Wing kanan kirinya bisa untuk kereta," kata Gunawan, saat memaparkan karyanya di Unmuh Surabaya, Kamis (5/11/2015).

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini, Pemkot bersama pusat tengah mematangkan proyek monorail. Bahkan saat ini juga telah digagas kereta Mass Rapid Tansit (MRT).

Dengan mengadopsi jembatan An Nahl itu, semua moda transportasi perkotaan bisa diatasi.

Bahkan di bawah tiang utama jembatan sarang lebah itu bisa untuk lahan parkir. Termasuk untuk kegiatan ekonomi warga.

"Alhamduilillah, Kemenkumham telah mematenkan karya kami. Tapi ini masih predesign".

Saya meyakini, konstruki dengan jembatan ini bisa mengatasi semua persoalan transportasi kota. Termasuk macet. Jalur motor juga bisa tarakomodasi di jembatan ini," tambah Gunawan yang juga Dekan Fakultas Teknik Unmuh Surabaya.

Alumnus ITS ini mengakui bahwa dari segi kuantias kendaraan bisa ditampung semua. Namun paling ideal, desain jembatan An Nahl itu dibangun menggantikan jalur rel kereta.

Kereta bisa melintas di sisi kanan atau kiri. Konstruksi ini juga bisa dibangun di atas sungai.

Gunawan mengklaim bahwa konstruksi ini sangat efisien. Tak perlu ada pembebasan lahan dan mengakomodasi semua moda transportasi darat.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas