Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pencarian Topeng Emas Peninggalan Majapahit Harus Dilakukan

Pada pertengahan Agustus 2010, warga Yogyakarta digegerkan oleh pencurian benda-benda bersejarah di Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pencarian Topeng Emas Peninggalan Majapahit Harus Dilakukan
net
Museum Sonobudoyo di Yogyakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Khaerur Reza

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Pada pertengahan Agustus 2010, warga Yogyakarta digegerkan oleh pencurian benda-benda bersejarah di Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Beragam benda bersejarah bernilai historis tinggi lenyap dari Museum Sonobudoyo, termasuk sebuah topeng emas yang diduga merupakan tinggalan Kerajaan majapahit.

Berbagai upaya termasuk pembentukan tim khusus seperti tim 9 pernah dilakukan namun sejauh ini belum membuahkan hasil yang memuaskan.

Ketua LSM Madya yang juga seorang mantan anggota tim 9, Johanes Marbun, melihat kepolisian tak serius menindaklanjuti masalah ini sehingga kasus ini masih menggantung hingga sekarang.

"Kalau mereka serius jaringan teroris yang sesulit apapun bisa, apalagi levelnya hanya pencuri. Polisi harus lebih serius, tidak hanya pasif. Apalagi yang dicuri adalah warisan kebudayaan nasional yang bisa dibilang masterpiece dalam seni topeng," ujar Johanes, Jumat (20/11/2015).

Ia mendorong Penyidik PNS Disbud Daerah Istimewa Yogyakarta yang bertanggung jawab atas Museum Sonobudoyo juga serius menangani masalah ini dan tidak terkesan lepas tangan, apalagi pada 2013 mereka sempat berjanji akan terus mengawal kasus ini namun sampai saat ini tidak ada kejelasan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Momentum pameran topeng ini harus jadi momentum bersama bahwa kalau dibilanh masterpiece seni topeng ya topeng emas yang hilang itu, jadi harus jadi prioritas," ujar dia.

Saat ini Disbud DIY sedang menggelar pameran 'The Power of Topeng' di Museum Sonobudoyo yang menampilkan lebih 500 topeng dengan tahun pembuatan antara 1920-2000 dari berbagai daerah di Indonesia.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas