TKI Itu Bukan Hanya Sebagai Pembantu Rumah Tangga, Banyak Kerjaan Lain
pekerjaan di luar negeri ini bukan berarti menjadi pembantu rumah tangga (PRT) seperti yang identik kerap kali melekat kepada TKI.
Editor: Sugiyarto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno
TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Sekretaris Utama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Hermono mengatakan sebenarnya banyak lowongan pekerjaan bagi para pekerja Indonesia untuk bekerja di luar negeri.
Menurutnya, pekerjaan di luar negeri ini bukan berarti menjadi pembantu rumah tangga (PRT) seperti yang identik kerap kali melekat kepada TKI.
"Yang familiar di masyarakat kan TKI bekerja di Malaysia, Timur Tengah dan beberapa negara Asia Timur sebagai PRT."
"Padahal tidak semua TKI menjadi PRT ada yang kerja hingga level eksekutif lantaran skill atau kemampuan yang dimilikinya," ujarnya, Kamis (26/11/2015).
Hermono memaparkan sejumlah negara seperti Kanada, Papua New Guinea hingga beberapa negara Eropa yang meminta tenaga yang memiliki skill dari Indonesia seperti teknisi untuk bekerja di negara tersebut.
"Kami juga sudah menjalin komunikasi dengan duta besar Indonesia di setiap negara maju untuk tidak hanya menjalin hubungan di sektor bisnis untuk segi perdagangan dan investasi saja, tetapi juga segi jasa seperti penyediaan tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di luar negeri," sambungnya.
Penyediaan TKI untuk bekerja di luar negeri ini menurut Hermono memang sangat penting mengingat setiap tahunnya jumlah tenaga kerja Indonesia bertambah.
"Setiap tahun ada 400 hingga 500 ribu tenaga kerja baru yang siap bekerja tiap tahunnya. Kalau hanya mengandalkan lapangan kerja di Indonesia saya rasa tidak cukup sehingga perlu mencari lapangan pekerjaan ke luar negeri," tandasnya. (*)