Butuh Setahun Megawati Bujuk OD Maju Pilgub
"Kalau pak Olly jadi saya yakin akan ada pembangunan di daerah Sangihe," kata wanita berusia 68 tahun ini.
Editor: Wahid Nurdin

Laporan wartawan Tribun Manado, Ferdinand Ranti
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Butuh waktu satu tahun bagi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk membujuk Olly Dondokambey maju dalam bursa calon gubernur Sulawesi Utara.
Hal itu ia sampaikan saat melakukan orasi di hadapan ribuan pendukung Olly Dondokambey dan Steven Kandouw di Lapangan Mini Tahuna yang berada di Kepulauan Sangihe, Jumat (27/11/2015).
"Saat itu saya bujuk dia (OD) untuk jadi calon Gubernur. Tapi beliau mengatakan cari kader yang lain saja. Setelah dibujuk akhirnya beliau mau juga," ujar Megawati di hadapan ribuan simpatisan OD-SK.
Sebagai ketua umum partai, dikatakan Megawati hanya merekomendasikan calon.
"Saya utamakan karena memberikan rekomendasi seseorang, harus menjadi pemimpin di daerah. Setelah jadi dia mencintai rakyat dan selalu melakukan dengan baik dan jujur," tegasnya.
Ia mencontohkan saat memberikan mandat pada Jokowi.
Mega mengatakan menjadi seorang Presiden dan Gubernur itu gampang, asalkan jangan Money Politik.
"Saat itu saya sampaikan ada Jokowi sebelum menjadi Presiden. Kalau pakai uang jangan. Begitu juga pesan yang saya sampaikan pada OL (Olly biasa dipanggil Mega). Karena Kekuasaan dan menggunakan uangnya, maka dia bukanlah seorang pemimpin," jelas istri dari almarhum Taufik Kiemas.
Megawati mengatakan, dirinya tidak mau memilih orang yang malas dan tidak mau bekerja.
"Kalau pak Olly jadi saya yakin akan ada pembangunan di daerah Sangihe," kata wanita berusia 68 tahun ini.
Ribuan simpatisan pendukung pasangan calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Olly Dondokambey dan Steven Kandouw tampak antusias mengikuti jalannya kampanye saat itu.
Mereka sudah tampak berkumpul di lapangan Mini Tahuna yang berada di Kepulauan Sangihe sejak Jumat (27/11/2015) siang.