Diduga Ganggu Istri Sekdes, Keuchik Dibacok Parang
Tak jelas bagaimana awal mulanya, tiba-tiba istri sekdes tersebut berteriak minta tolong, diduga karena tangannya ditarik sang keuchik.
Editor:
Wahid Nurdin
Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyambodo Nugroho SIK melalui Kapolsek Woyla, AKP Surianto mengakui adanya kasus main tebas tersebut.
Namun, sejauh ini belum dibuat laporan resmi dari korban bacok.
Begitupun, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, baik pelaku dan maupun korban sudah diamankan di mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Pak Sekdes dan istrinya saat ini berada di polsek. Untuk Pak Keuchik sudah kami minta divisum meski lukanya tidak terlalu parah,” kata Kapolsek Woyla.
Menurutnya, pemicu kasus itu sejauh ini masih dalam penyelidikan polisi.
Namun, dari laporan sementara berkembang isu bahwa kasus ini berawal saat sang keuchik mendatangi rumah sekdes dan diduga mengganggu istri sekdes, sehingga keuchik diparang oleh sekdes.
“Namun demikian, kasus ini masih kita dalami bagaimana sebenarnya kronologi kejadian ini,” jelasnya.
Ia meminta kepada keluarga para pihak, baik dari keluarga keuchik dan keluarga sekdes, untuk menahan diri karena persoalan ini sudah ditangani polisi.
Baca tanpa iklan