Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Butuh Uang, Kholik Ajak Pacar Nyolong Motor

Pelaku pencurian sepeda motor di Wologito, Semarang Barat, Kholik, mengaku saat itu sedang membutuhkan uang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Muh Radlis
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Butuh Uang, Kholik Ajak Pacar Nyolong Motor
TRIBUN JATENG/MUH RADLIS
Abdul Kholik (28), Sherly Trisna Lavina (22), Windy Meylani (38) dan Rokhani alias Kenang (28) saat diamankan di Polsek Semarang Barat, Rabu (16/12/2015). Mereka berkomplot melakukan pencurian sepeda motor 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG  -  Pelaku pencurian sepeda motor di Wologito, Semarang Barat, Kholik, mengaku saat itu sedang membutuhkan uang.

Bak gayung bersambut, Windy mengabari kepada Kholik bahwa di rumah kos miliknya ada sepeda motor Honda Vario milik tetangga kosnya, Wahyu Jatmiko yang bisa dicuri.

Kholik bersama Serly pun menuju ke kos milik Windy.

"Saya ke kos Windy sama Serly," kata Kholik saat gelar perkara di Mapolsek Semarang Barat, Rabu (16/12/2015).

Merasa belum aman, Kholik dan Serly menunggu di dalam kamar kos Windy.

Hingga semua penghuni kos tertidur, termasuk korban pemilik motor, barulah Kholik melancarkan aksinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia mencuri sepeda motor yang diparkir di halaman kos menggunakan kunci letter T yang sudah disiapkan sebelumnya.

Rupanya selain memberi informasi ke Kholik, Windy juga memberikan informasi sasaran target kepada Rokhani alias Kenang.

Kenang sendiri berhasil mencuri sepeda motor jenis Yamaha Mio di daerah Kedungbatu, Semarang Barat.

"Mereka ini berteman semua. Awalnya kami mengorek informasi dari Serly lalu menangkap Kholik dan Windy. Keterangan Windy mengarah lagi ke satu pelaku lain yakni Kenang," kata Kapolsek Semarang Barat, Kompol Cahyo Widyatmoko.

Kholik sendiri terpaksa dilumpuhkan dengan cara ditembak betis kanannya lantaran berusaha melawan dan melarikan diri saat hendak ditangkap petugas.

Cahyo menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada menyimpan barang pribadi termasuk sepeda motor.

"Gunakan kunci pengaman ganda, meski tidak menjamin aman sepenuhnya namun bisa menyulitkan para pelaku pencurian sepeda motor seperti mereka ini," kata Cahyo.

Cahyo menegaskan, pihaknya tidak main main dalam memberantas pelaku kejahatan khususnya pencurian sepeda motor dan perampasan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas