Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sebelum Tewas Ditabrak Mobil, Feri Sempat Dilarang Anaknya Pergi

Aji mengatakan, semasa hidup, ayahnya itu dikenal sebagai pribadi yang bersahabat.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Sebelum Tewas Ditabrak Mobil, Feri Sempat Dilarang Anaknya Pergi
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Jenazah Feri Hasibuan, wartawan media cetak terbitan Medan yang dikabarkan tewas akibat tabrak lari saat disemayamkan di rumah duka Jl Kalpataru, Komplek Kalpataru Blok C, Helvetia 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN  -  Usai disalatkan di masjid Umar Bin Khattab, jenazah Feri Hasibuan (38) wartawan media cetak terbitan Medan yang tewas ditabrak pengendara mobil Fortuner dibawa ke tempat pemakaman muslim (TPM) Jl Karya, Gg Wakaf, Medan Barat. Di lokasi pemakan, putra dan putri almarhum tampak menangis.

Salah seorang anak almarhum ketika diwawancarai Tribun tak banyak memberikan komentar.

Remaja berusia 16 tahun ini hanya termenung sembari terdiam melihat pemakaman ayahnya.

"Saya terakhir kali enggak sempat jumpa sama papa om. Yang jumpa adik saya," ujar anak pertama almarhum Feri, Ahmad Ajiddin, Selasa (29/12/2015) siang.

Aji mengatakan, semasa hidup, ayahnya itu dikenal sebagai pribadi yang bersahabat.

Namun, kata Aji, selama ini ayahnya lebih dekat dengan adik perempuannya, Yayang Reni Mardiyani (13).

Rekomendasi Untuk Anda

"Papa dekat dengan Yayang om. Sebelum kecelakaan, Yayang yang ketemu sama papa," katanya.

Begitupun, Aji mengaku kehilangan sosok ayah yang dipanutinya. Kata Aji, ia tak menyangka jika ayahnya begitu cepat pergi meninggalkan keluarganya.

"Kami enggak nyangka om. Semalam kan adik perempuan saya sempat ketemu sama papa," ungkap Aji.

Kakak kandung almarhum, Dedi Hadi (40) mengatakan, sebelum meninggal dunia, Feri sempat dilarang anaknya pergi keluar rumah.

"Malam sebelum kejadian, anaknya almarhum ini sudah melarang. Jangan pergi lah pa, ngapain lagi pergi keluar rumah," ungkap Dedi, Selasa (29/12/2015) siang.

Lantaran sudah janji dengan sang isteri untuk makan malam sekaligus merayakan ulang tahun sang isteri, Feri pun bersikeras pergi keluar rumah.

Ia kemudian mengajak makan isterinya Desi.

"Setelah makan itu, adik kami ini mau balik ke rumah. Disitulah kejadiannya," ungkap Dedi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas