Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengakuan Mengejutkan Eks Donatur Gafatar: 'Ada yang Aneh di Organisasi Itu'

Lama-lama pengusaha itu merasa ada yang aneh dalam ajaran agama yang dianut organisasi Gafatar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Pengakuan Mengejutkan Eks Donatur Gafatar: 'Ada yang Aneh di Organisasi Itu'
net
Logo Gafatar 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA — Seorang pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur, mengaku pernah menjadi donatur kegiatan sosial Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Namun, dia kemudian menghentikan donasinya ketika merasakan keanehan dalam nilai-nilai yang diusung organisasi itu.

Semula, pengusaha yang menolak diungkap identitasnya itu mengaku simpati dengan semua bentuk kegiatan Gafatar yang bersifat sosial kemasyarakatan.

"Bentuknya banyak, seperti baksos, bantuan sekolah, bersih-bersih kawasan, hingga santunan untuk keluarga kurang mampu," katanya, Selasa (12/1/2016) malam.

Lama-lama pengusaha spare part mobil itu merasa ada yang aneh dalam ajaran agama yang dianut organisasi Gafatar.

"Pokoknya, menurut saya, menyimpang dari ajaran agama yang saya pahami sejak kecil," tambah dia.

Pengusaha itu mencontohkan satu hal yang menurut dia tidak masuk akal. Gafatar memiliki keyakinan bahwa Pulau Jawa akan hancur dan tenggelam beberapa tahun mendatang.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itu, kata dia, Gafatar menyerukan hijrah atau eksodus keluar dari Pulau Jawa. Sejak saat itu, meski menjadi donatur, dia menolak ditawari menjadi pengurus DPD Gafatar Jawa Timur dengan alasan kesibukan.

Secara perlahan, pengusaha ini mengurangi donasinya dan kemudian meninggalkan Gafatar.

"Terakhir saya mendapat informasi Gafatar bubar, tetapi belakangan saya juga dengar Gafatar eksodus ke Kalimantan," kata dia.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas