93 Warga Eks Gafatar Akan Dibina, Belum Ada Rencana Pemulangan
Data yang dirilis kepolisian yakni jumlah KK 22 orang dengan total jiwa sebanyak 93 orang yang kemudian terdiri dari 41 orang dewasa dan 52 orang anak
Editor: Wahid Nurdin
TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Petugas dari Polres Bulungan langsung melakukan pendataan kepada puluhan warga eks Gafatar yang dievakuasi dari Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas, ke Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Bulungan, Jl.Kakaktua, Kecamatan Tanjung Selor (Bulungan-Kaltara), Minggu (24/1/2016).
Data yang dirilis kepolisian yakni jumlah KK 22 orang dengan total jiwa sebanyak 93 orang yang kemudian terdiri dari 41 orang dewasa dan 52 orang anak-anak.
Usai didata, mereka dipersilakan menuju dapur umum yang sudah disiapkan.
Kapolres Bulungan, AKPB Ahmad Sulaiman menjelaskan, warga eks Gafatar ini sementara waktu tetap ditampung di gedung PMI Bulungan dan akan diberi pembinaan.
"Akan diberi pembinaan terlebih dahulu. Rencana pemulangan belum ada," kata Ahmad Sulaiman.
Perlu diketahui, warga eka Gafatar ini berasal dari beberapa daerah di tanah air seperti Sragen (Jateng), Jakarta, dan Sumatera Barat.
Mereka bermukim di Bulungan selama 5 bulan terakhir tepatnya di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas dengan pekerjaan bercocok tanam padi. (tribun kaltim/wil)