Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Gadungan Bawa Kabur Motor Pekerja Showroom

Andre (25), mekanik bengkel Master Ban Jl HM Yamin mendatangi Polsekta Medan Timur bersama kakak kandungnya.

Polisi Gadungan Bawa Kabur Motor Pekerja Showroom
surya/Didik Mashudi
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Andre (25), mekanik bengkel Master Ban Jl HM Yamin mendatangi Polsekta Medan Timur bersama kakak kandungnya.

Lelaki yang tinggal di Jl Menteng VII ini mengaku telah menjadi korban pencurian sepeda motor dengan modus hipnotis saat bekerja.

Dari keterangan kakak kandung korban yang enggan menyebutkan namanya, pencurian sepeda motor Yamaha Vixion BK4214 XAJ milik Andre terjadi pada Minggu (7/2/2016) kemarin.

Saat itu, Andre tengah bekerja seperti biasa.

"Waktu adik ku lagi kerja, datanglah laki-laki ke bengkel. Dia ngakunya bernama Fikri. Katanya dia polisi tugas di Serdang," ungkap kakak kandung Andre pada Tribun di dekat ruang penyidik Unit Reskrim Polsekta Medan Timur, Senin (8/2/2016) sore.

Karena tak mengenal pria yang mengaku polisi itu, semula Andre tetap bekerja.

Namun, sejurus kemudian, pria bernama Fikri itu lantas meminta Andre memperbaiki sepeda motornya.

"Laki-laki yang ngaku polisi ini bawa sepeda motor Yamaha Mio. Sepertinya sepeda motor itu nomor platnya sudah dirusak," ungkap kakak Andre.

Nomor asli plat sepeda motor itu, sambungnya, BK 6337. Namun, plat itu sudah diubah menjadi BK 6887.

"Pas dilihat adik ku, nomor platnya sudah digeseksek bang. Awalnya adik ku pun curiga," kata pria berkaos hitam ini.

Singkat cerita, karena pelaku sok kenal, Andre pun memperbaiki sepeda motor Yamaha Mio milik pelaku. Namun, karena bagian kanvas rem motor itu rusak, Andre hendak menggantinya.

"Karena di bengkel enggak ada kanvas rem, pelaku ini langsung meminjam motor adik ku bang. Entah kenapa, saat itu adik ku nurut aja," ungkapnya.

Setelah sepeda motor dibawa kabur, Andre tetap belum sadar. Korban tersadar ketika datang konsumen lainnya.

"Sadarnya waktu ditegur sama pelanggan lain. Disitulah dia ingat kalau motornya dibawa kabur," ungkap kakak korban.(ray/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Penulis: Array Anarcho
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas