Nikel Masih jadi Andalan Ekspor Sulsel
Rilis tersebut menunjukkan hasil tambang nikel masih menjadi komoditi ekspor andalan dengan menyumbang 43,29 persen dari total nilai ekspor Sulsel
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Wahid Nurdin
Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merilis perkembangan ekspor dan impor Sulsel selama Januari 2016, di kantor BPS, Jln H Bau Makassar, Senin (15/2/2016).
Dari rilis tersebut menunjukkan hasil tambang nikel masih menjadi komoditi ekspor andalan dengan menyumbang 43,29 persen dari total nilai ekspor Sulsel.
Kepala BPS Provinsi Sulsel Nursam Salam mengatakan, hingga Januari 2016, ekspor nikel masih tetap jadi andalan Sulsel.
"Nikel merupakan komoditas ekspor terbesar Sulsel pada bulan Januari 2016, dengan nilai ekspor sebesar 33,95 juta dollar Amerika Serikat atau 43,29 persen dari total nilai ekspor," ungkap Nursam.
Komoditas Kakao, Ikan dan udang, biji-bijian berminyak dan tanaman obat, dan buah-buahan berturut-turut menjadi komoditi ekspor terbesar selanjutnya.
Nursam melanjutkan, untuk negara tujuan ekspor, Jepang menjadi negara tujuan ekapor yang teratas dengan nilai sebesar 36,54 juta dolar Amerika Serikat.
"Disusul Amerika serikat dengan nilai 10,66 juta dolar, Malaysia dengan nilai 6,61 juta, Tiongkok dengan nilai 6,50 juta, dan Vietnam dengan nilai sebesar 4,36 juta dolar Amerika Serikat," tambahnya.
Nursam berharap, nilai ekspor Sulsel ke depannya dapat terus mengalami peningkatan.
"Kita berharap ekspor kita terus mengalami peningkatan di berbagai komoditas," tutur Nursam. (*)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.