Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Tak Bekingi Operasional Angkot Gelap Kota Bandung

Satlantas Polrestabes Bandung tak menemukan keterlibatan anggot Polri membekingi operasional angkot gelap selama ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Polisi Tak Bekingi Operasional Angkot Gelap Kota Bandung
Tribun Jabar/Teuku Muh Guci S
Taufik Hidayat (kaus biru) didampingi pengacaranya saat menjelaskan perlakuan buruk Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Senin (21/3/2016). Taufik adalah sopir angkot yang mengklaim ditampar Ridwan Kamil. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Satlantas Polrestabes Bandung tak menemukan keterlibatan anggot Polri membekingi operasional angkot gelap selama ini.

"Terakhir kami mengamankan 30 kendaraan angkot jalur tengah tersebut, tapi sampai sidang, tidak ada anggota Polri yang datang melakukan pembelaan," kata Wakasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Santiadjie Kartasasmita, di Jalan Merdeka, Bandung, Senin (21/3/2016). 

Mengenai adanya keterlibatan aparat lain, Santiadjie tak bisa memastikannya. Ia akan berkoodinasi dengan Propam Polda Jawa Barat dan Porlestabes Bandung untuk memastikan hal tersebut. 

"Kalau ada anggota Polri yang membekingi jelas kami akan beri laporan dan akan segera ditindak," sambung santiadjie. 

Isu adanya aparat yang membekingi operasional angkot gelap mengemuka setelah Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, dituding menampar Taufik Hidayat (42), sopir angkot gelap, Jumat (18/3/2016). 

Meski tak disebutkan secara rinci, Kang Emil sempat menunggah tulisan berkaitan oknum aparat yang membekingi angkot gelap.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sudah dirazia Skogar berkali-kali, karena ada oknum aparat jadi beking. Sekarang play victim," tulis Kang Emil dalam Twitter pribadinya, Minggu (20/3/2016).

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas