Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bayi Berusia Dua Bulan Meninggal Dunia Tersedak Susu Formula

Sang bayi mungil menghembuskan napas terakhir setelah tersedak susu formula yang diberikan ibunya, kemarin pagi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Bayi Berusia Dua Bulan Meninggal Dunia Tersedak Susu Formula
Wartakota
Ilustrasi mayat bayi 

Namun selang beberapa jam kemudian dia mendengar kabar bahwa nyawa cucu satu-satunya tidak tertolong lagi.

“Cucu kesayangan saya, karena satu-satunya. Cucu saya laki-laki lagi, saya sangat sedih,” lirihnya kepada Tribun Bali.

Dia menambahkan, cucunya memang sehari-hari diberikan susu formula sebagai pengganti ASI.

Ini lantaran ASI sang Ibu tersumbat dan tidak bisa mengeluarkan ASI eksklusif.

Sang nenek sampai tidak berani melihat cucunya yang dibalut kain kafan oleh petugas rumah sakit.

 
 Ia merasa sangat kehilangan cucu yang disayanginya.

Keluarga besarnya pun memutuskan untuk segera memakamkan bayi malang tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

“Nanti keluarga akan memakamkannya di Kampung Jawa,” terangnya.

Pemakaman jenazah Anta Riski dilakukan pada sore hari di kuburan Kampung Jawa, Jalan Maruti, Denpasar.

Menurut koordinator penggali makam, Muhamad Thoyib (46), prosesi pemakaman disaksikan belasan keluarga dan kerabat.

Sebelum dimakamkan, jenazah bayi itu sempat dibawa ke Ruang Jenazah Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah.

Namun menurut Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah, dr Dudut Rustyadi, jenazah bayi tersebut tidak divisum.

“Tidak ada PL (pemeriksaan luar) untuk bayi itu, dan sudah dipulangkan oleh keluarganya,” terangnya melalui pesan singkat, kemarin.

Kasus bayi meninggal karena tersedak susu sebelumnya pernah terjadi pada bayi berusia enam bulan bernama Gusti Kadek Adi Saputra, yang tinggal di Perumahan Dalung Permai, Banjar Campuhan Asri, Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada 6 Mei 2015.

Putra dari pasangan Agus Budi dan Jero Budi itu tersedak susu saat dititipkan di tempat penitipan anak (TPA), tidak jauh dari kediamannya.

Hasil autopsi diketahui bayi malang itu mengalami aspirasi (tersedak) cairan yang menyebabkan mati lemas. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas