Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ceng Beng, Tradisi Warga Tionghoa Mengenang Leluhur

Ribuan warga keturunan Tionghoa yang berasal dari berbagai daerah, tumpah ruah di lokasi Pemakaman Talang Kerikil Palembang,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Welly Hadinata
Editor: Sugiyarto
zoom-in Ceng Beng, Tradisi Warga Tionghoa Mengenang Leluhur
Bangka Pos
Perayaan Ceng Beng 

"Sebanyak 22 pos keamanan sudah disiapkan sebelumnya. Karena yang ziara bukan hanya dari Palembang, namun juga dari luar daerah. Bahkan ada juga dari luar negeri yang merantau dan sengaja pulang untung ziarah ke makam leluhurnya," ujarnya.

Dalam melakukan ceng beng, Chandra mengatakan, dikatakan Chandra, biasanya perziarah bersama keluarganya telah membawa perlengkapan sembayang.

Seperti garu, lilin dan kertas sembayang. Kalau untuk sesajen seperti buah-buahan, daging dan kue bisa dibawa bisa tidak. Tergantung dari kemampuan warga yang ziarah.

Namun pastinya jika ada peziarah yang membawa makanan atau kue itu hanya tradisi yang tujuannya untuk mengenang para leluhur.

"Memang adat ini bukan berkaitan dengan kepercayaan, ini adalah bentuk budaya, adat istiadat dari masyarakat tionghoa sebagai bentuk pengabdian kepada leluhur," ujarnya.(Welly Hadinata)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas