Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hubungan Kerabat Sonya Depari dengan Irjen Arman Depari

Sedikit demi sedikit sudah terkuak apa alasan Sonya Ekarina Sembiring menyebut Arman Depari saat hendak ditindak polisi kemarin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Hubungan Kerabat Sonya Depari dengan Irjen Arman Depari
INSTAGRAM
Sonya Depari. 

Laporan Wartawan Tribun Medan,

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Sonya Ekarina Sembiring memiliki hubungan kekerabatan dengan Irjen Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan BNN.

Kemungkinan Arman Depari sebagai paman Sonya muncul berdasar postingan di akun Instagram Sonya, di mana ia mengunggah foto baliho kunjungan Arman Depari sewaktu masih menjabat Kapolda Kepri.

Selain mengunggah foto itu, ia juga menyelipkan keterangan: Paudaa #kapoldabatam #kepulauanriau

Dari tutuan suku Batak, Pak Uda merupakan paman, yakni adik dari ayah. Maka, diduga Sonya Depari merupakan keponakan atau anak abang dari Arman Depari.

Namun, hingga saat ini medan.tribunnews.com masih mencoba memastikan ke sekolah dari mencari alamat Sonya Depari untuk mengkonfirmasikan hal ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Banyak netizen menyayangkan sikapnya yang begitu sombong menganggarkan dirinya anak jenderal, tapi sikapnya tak sesuai.

iradeka86: "Ya itu, yg belagu nya malah bukan anak jendralnya. malah anak jendral biasa aja keles. gak songong kayak dia. krn diomong baik2 jg polisi lain udh ngerti. eh ini udah salah ngaku2 anak jendral lagi. tarok di pantat aja tu muka. gak pnya malu lagi. 17 thn sekolah ngapain aja....?"

asiyah836: "Punya paman jendral begitu arogan nya kau Sonyadepari,sopan dikit lah kau pada orang lain"

moriepurba82: "Mrmpermalukan org batak karo kau..cantik2 tp gk pny otak..."

romadoni553: "Mau anak siapa saja kalo jelas2 ngelanggar ya dikasih teguran yaaa.. Miris...eh ternyata bukan jg anaknya hahahahahahah"

Sementara itu, pihak kepolisian akan memanggil orangtua Sonya yang memarahi wanita polisi Ipda Perida Panjaitan.

Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pihaknya akan memanggil anak tersebut beserta orangtuanya.

"Rencananya siang ini kita akan koordinasi dengan pihak sekolah, untuk memanggil siswi tersebut beserta orangtuanya, dari introgasi nanti akan diketahui langka-langka berikutnya," kata Mardiaz di Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Kamis (7/4/2016).

Dia menambahkan, kasus pencatutan nama tidak bermasalah bagi polisi, siapa melanggar akan ditindak, tidak diskriminasi. Namun, kata Mardiaz, strategi mereka semalam persuasif.

Kemarin, usai ujian nasional para siswa SMA di Kota Medan konvoi dan ada yang diberhentikan polisi. Ipda Perida memberhentikan mobil Honda Brio karena kap belakangnya terbuka di Jalan Sudirman dekat Hotel Polonia.

Saat diamankan polisi, wanita cantik pengemudi mobil yang masih berseragam SMA marah-marah di depan Ipda Perida Panjaitan yang hendak menindaknya.

"Oke Bu, saya tidak main-main ya, saya tandai Ibu. Saya anak Arman Depari," kata Sonya sambil menunjuk-nunjuk wanita polisi tersebut.

Terpisah, Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari membantah siswa perempuan yang arogan dan marah-marah kepada Ipda Perida Panjaitan adalah anaknya.

"Anak saya tidak ada perempuan, yang diberitakan itu bukan anak saya. Tiga orang anak saya laki-laki dan tinggal di Jakarta tidak ada di Kota Medan," katanya kepada wartawan yang dihubungi via seluler, Rabu (6/4/2016) malam.

Irjen Arman Depari seorang perwira tinggi Polri yang sejak 27 Agustus 2014 yang lahir di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dia pernah mengemban amanat sebagai Kapolda Riau.

Prestasi Arman pernah ikut membantu dan memberikan informasi hasil penyelidikan kepada tim Ditserse Polda Metro Jaya, untuk mengungkap pelaku bom bali 1 yang menangkap teroris Imam Samudra di Pelabuhan Merak, Banten, 21 November 2002.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas