Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menhan Ryamizard Bakal Ganti Perpeloncoan dengan Bela Negara

"Programnya bela negara itu untuk ganti perpeloncoan. Apaan itu pelonco-pelonco? Yang betul bela negara," ujar Menteri Pertahanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Menhan Ryamizard Bakal Ganti Perpeloncoan dengan Bela Negara
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu menjadi Inspektru Upacara (Irup) dalam Apel Kebhinekaan Lintas Iman Bela Negara Menolak Radikalisme-Terorisme & Narkoba di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/1/2016). Dalam amanatnya, Mantan Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) itu menjelaskan mengenai perang masa depan yang menurutnya tidak lagi mengandalkan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista). TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kementerian Pertahanan berencana mengumpulkan rektor perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia dalam waktu dekat ini.

Hal itu untuk membahas penggantian masa orientasi di tingkat mahasiswa yang akan diisi dengan kegiatan bela negara.

"Programnya bela negara itu untuk ganti perpeloncoan. Apaan itu pelonco-pelonco? Yang betul bela negara," ujar Menteri Pertahanan, Ryzamizard Ryacudu di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (11/4/2016).

Program bela negara jauh dari kekerasan dan militerisme. Menurut Ryamizard, bela negara lebih mendorong mahasiswa lebih mencintai Tanah Air mengingat mereka sebagai generasi penerus bangsa.

"Program empat hari mereka mengikuti bela negara di kelas dan tiga hari di lapangan," ujar Ryamizard.

Selain mengganti kegiatan perpeloncoan, kegiatan tersebut untuk menangkis paham radikalisme dan terorisme yang masuk ke lingkungan kampus.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak dimungkiri mulai ada mahasiswa yang menggangap kafir kepada orang yang hormat terhadap bendera Merah Putih.

"Nabi Muhammad saja sangat menghormati bendera agar tetap berdiri tegak ketika perang dan tidak boleh kena tanah," ujar Ryamizard.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas