Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perempuan Ini Datangi Polres Bangka Ngaku Dipukuli Brimob

Luka dalam yang mulai membiru itu menurutnya, karena diipukul Oknum Brimob Polda Babel, Brigadir HD, mantan suaminya sendiri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Perempuan Ini Datangi Polres Bangka Ngaku Dipukuli Brimob
BANGKA POS
Perempuan berinisial RE (33), menunjukkan luka di pipi kirinya saat melapor di Kantor Polisi Resort Bangka, dalam kondisi pipi kiri memar. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Perempuan berinisial RE (33), datang ke Kantor Polisi Resort Bangka, dalam kondisi pipi kiri memar.

Luka dalam yang mulai membiru itu menurutnya, karena diipukul Oknum Brimob Polda Babel, Brigadir HD, mantan suaminya sendiri.

Perlakuan kasar sang oknum, menurut RE seringkali dilakukan, ketika mereka masih berstatus suami istri atau sebelum bercerai, dulu.

Karena itu pula, Ny RE, datang ke SPK Polres Bangka, Senin (11/4/2016) guna melaporkan kasus pemukulan pipi kiri yang diduga dilakukan mantan suami, oknum HD.

"Saya sudah laporkan pengaduan ini secara resmi ke Polres Bangka," kata Ny RE kepada sejumlah wartawan di Mapolres Bangka.

Kejadian kata RE bermula saat dia sedang berada di rumah orangtuanya di Gg Lawit Paritpadang Sungailiat, Minggu (10/4/2016) malam sekitar pukul 19.45 WIB.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu, Oknum berinisial HD, mantan suami RE, datang menggunakan mobil avanza bersama seorang wanita muda.

HD datang dengan tujuan ingin bertemu anaknya.

Kedatangan HD diketahui oleh orangtua RE, malam itu.

Kebetulan saat bertemu mantan suaminya (Brigadir HD), RE langsung menanyakan sesuatu hal, karena RE merasa mantan suaminya itu pernah berniat jahat pada dirinya.

Mantan suaminya, HD menurut RE telah membayar seorang pria lain, untuk merayu atau menjebaknya agar "berduaan" di sebuah hotel.

"Nah, awalnya saya ingin menanyakan masalah itu langsung kepadanya (Brigadir HD), tapi malah HD marah besar ke saya dan langsung memukul wajah saya bagian pipi kiri ini," kata RE, usai memberikan keterangan kepada SPK.

Pemukulan yang dilakukan HD, menurut RE disaksikan oleh orangtuanya, dan juga anaknya yang baru berusia beberapa tahun.

RE menyesalkan ulah mantan suami yang dapat berdampak buruk pada kejiwaan sang anak.

Sementara mengenai rencana HD menjebaknya degan pria lain, RE menyebut yakin karena sumber dipercaya justru yang langsung membocorkan rencana jahat itu.

"Ketahuannya ketika rekannya itu menceritakan kepada saya maksud mantan suami saya ingin menjebak saya hingga HD sendiri berani bayar rekannya itu dengan sejumlah uang. Nah karena masalah itu pula saya pun merasa dilecehkan oleh mantan suami saya, HD. Apa maksud HD mau menjebak saya dengan menyuruh orang merayu saya?," tuding HD.

Saat memberikan keterangan pers ke wartawan, RE memastikan, dia bukan lagi istri Oknum Brigadir HD.

Perceraian sudah dilakukan secara resmi, dan diiputuskan oleh Pihak Kantor Urusan Agama (KUA), sejak tahun lalu.
"Dulu saat masih berstatus sebagai istrinya, HD juga sering berbuat kasar. Tangan saya pernah dipatahi oleh HD, waktu masih jadi istrinya. Dan kasus itu sebelumnya pernah saya laporkan ke pihak kepolisian (di Pangkalpinang), namun HD tetap tidak dikenakan sanksi hukuman apapun," sesalnya.

RE juga mengaku pernah melapor ke Kantor Satbrimob Polda Babel karena sering dipukuli oleh HD, saat statusnyaa masih suami istri.

Sedangkan pengaduan di Polres Bangka, saat HD memukul pipi kirinya, dilaporkan RE karena kasusnsya terjadi di Sungailiat.

"Saya sangat kecewa sekali (karena HD tak juga dihukum walau sering dia laporkan -red), padahal saya ini hanya minta keadilan saja," kata RE mengaku sudah minta visum ke RSUD Sungailiat, mantan suaminya, Brigadir HD memukul pipi kirinya hingga memar.(*)

Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas