Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dipindahkan ke LP Gunungsindur, Abu Bakar Baasyir Ditemani Muhammad Ali

Proses pemindahan Abu Bakar Baasyir ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Gunungsindur telah dilakukan pukul 12.05 WIB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Dipindahkan ke LP Gunungsindur, Abu Bakar Baasyir Ditemani Muhammad Ali
ist
Abu Bakar Baasyir (tengah duduk) saat tiba di Lapas Klas IIA Gunungsindur, Sabtu (16/4/2016). Nampak Ustadz Abu ditemani Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto (kiri kedua), dan pendamping Abu Bakar Baasyir yang diketahu bernaha Muhammad Ali Natsirudin (kedua dari kanan). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudhi Maulana

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGSINDUR - Proses pemindahan Abu Bakar Baasyir ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Gunungsindur telah dilakukan pukul 12.05 WIB.

Proses pemindahan dijaga ketat dan berlangsung singkat.

Abu Bakar Baasyir diangkut menggunakan mobil Baracuda milik Brimob dan langsung masuk ke area lapas.

Dari foto yang didapat TribunnewsBogor.com, terlihat Abu Bakar Baasyir menggunakan baju, celana dan peci berwarna putih.

Ia juga terlihat menggunakan tongkat untuk menopangnya saat berjalan.

Selain itu, ia juga didampingi oleh seorang pria yang mengenakan baju berwarna putih juga.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari informasi yang didapat TribunnewsBogor.com, pria gondrong tersebut diketahui bernama Muhammad Ali Natsirudin, sebagai pendamping Abu Bakar Baasyir.

Dalam foto tersebut, mereka berkumpul di dalam satu ruangan, terlihat pula Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto berdiri di sebelah Abu Bakar Baasyir.

Anggota yang mengawal pemindahan Abu Bakar Baasyir pergi meninggalkan lapas sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelumnya, beberapa anggota polisi sudah tiba di lapas pukul 06.00 WIB.

Tampak juga satu unit mobil barakuda masuk ke dalam lapas.

Sekitar sepuluh menit kemudian, rombongan pergi meninggalkan lapas.

Seorang warga, Arto mengatakan sejak pagi kondisi lapas sudah ramai.

"Dari pagi sudah ramai. Iring-iringan keluar, ada mobil barakudanya juga. Warga yang pada mau foto dilarang sama polisi, katanya gak boleh dipublikasikan," katanya kepada TribunnewsBogor.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas