Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengantin Baru Tewas Gantung Diri karena Cemburu Sang Istri Sering Pulang Malam

Diduga terbakar api cemburu, Gusti Rendra (20) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pengantin Baru Tewas Gantung Diri karena Cemburu Sang Istri Sering Pulang Malam
Surya/Rorry Nurmawati
Lokasi bunuh diri Gusti Rendra di Jalan Kupang Gunung Jaya VII No 22, Kelurahan Putat, Surabaya, Sabtu (30/4/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Diduga terbakar api cemburu, Gusti Rendra (20) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Suami siri Luluk Lutfia ini ditemukan tergantung dengan selendang di atap pintu kamar Jalan Kupang Gunung Jaya VII No 20, Putat, Surabaya, Sabtu (30/4/2016).

Korban pertama kali ditemukan Suparti, nenek Luluk, sekitar pukul 08.00 WIB saat hendak membangunkannya.

Namun ia terkejut saat melihat cucu menantunya ini tewas menggantung di pintu.

Sontak Suparti berteriak hingga membangunkan Luluk. Mendengar teriakan itu, Luluk pun terbangun dan mendapati tubuh suaminya yang baru dinikahi menggantung dengan selendang di depan mata.

Suparti berlari mendatangi Nuke tetangganya dengan berurai air mata untuk meminta pertolongan.

"Neneknya tadi nangis-nangis sambil bilang ada orang gantung diri di rumah, tolongin," kata Nuke saat ditemui Surya (Tribunnews.com Network).

Rekomendasi Untuk Anda

Nuke lalu bergegas ke rumah Ketua RT setempat untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawahan.

Berita tewasnya korban pun tersebar dengan cepat, para tetangga mulai berdatangan ke rumah korban.

Menurut Nuke, korban baru satu minggu tinggal di rumah mertuanya. Meski sudah sah menjadi suami istri, keberadaan korban di rumah Suparti belum dikabarkan kepada Ketua RT setempat.

"Katanya itu korban merupakan suami baru Luluk, tapi belum dilaporkan ke pak RT. Mungkin baru tinggal, jadi belum sempat bikin laporan ke pak RT," jelas Nuke.

Tewasnya Gusti, diduga lantaran tersulut api cemburu, melihat istrinya kerap pulang larut malam hingga pagi menjelang.

Hal ini dikatakan oleh Kapolsek Sawahan Kompol Agus Bahari saat dikonfirmasi.

"Dugaan sementara, dilatarbelakangi karena korban cemburu dengan istrinya," katanya.

Dijelaskan Agung, sebelumnya empat hari yang lalu korban juga sempat bertindak nekat dengan menyayat pergelangan tangannya. Namun aksi itu lekas diketahui keluarga.

"Sampai saat ini, kami masih memeriksa saksi. Dan jenazah rencana akan dikebumikan di rumahnya Jalan Brawijaya Pasar," kata Agung.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas