Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Gigih Siswa Tunanetra Hadapi UN, Tiap Hari Jalan Kaki 2 Km ke Sekolah

Keterbatasan penglihatan tak lantas membuat Hani Istiara, siswi SMP Eka Kapti Karangmojo, putus asa dalam meraih pendidikannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Kisah Gigih Siswa Tunanetra Hadapi UN, Tiap Hari Jalan Kaki 2 Km ke Sekolah
Tribun Jogja Rendika F
Keterbatasan penglihatan tak lantas membuat Hani Istiara, siswi SMP Eka Kapti Karangmojo, putus asa 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Keterbatasan penglihatan tak lantas membuat Hani Istiara, siswi SMP Eka Kapti Karangmojo, putus asa dalam meraih pendidikannya.

Pagi itu, Selasa (10/5/2016), penuh semangat ia berhasil menyelesaikan Ujian Nasional (UN) yang menjadi tahap akhir pendidikannya di SMP.

Berbekal reglet, alat untuk menulis braile, Hani dengan penuh konsentrasi menyimak soal yang dibacakan oleh guru pendamping, dengan telaten, ia mencoblos kertas jawaban soal satu per satu.

Ia mengaku tak kesulitan menjawab soal yang diberikan.

Justru terhambat oleh banyak simbol baru yang tak diketahuinya.

Untuk itu, guru pendamping harus telaten membantunya membacakan soal sepanjang ujian berlangsung.

Rekomendasi Untuk Anda

"Banyak simbol baru untuk soal matematika yang saya kurang paham, jadi kadang paham, kadang salah, tetapi saya masih bisa menjawabnya," ujar Hani, usai mengerjakan UN, di SMP Eka Kapti Karangmojo, Selasa (10/5/2016).

Di mata gurunya, Hani merupakan sosok siswi yang cerdas.

Di saat, anak-anak di seusianya yang merasa bosan dengan sekolah, ia justru tetap bersemangat meski dengan keterbatasannya.

Setiap hari, ia berangkat berbekal tongkat pandu yang memandunya menuju sekolah.

Jarak asrama tempat ia tinggal dengan sekolah cukup jauh, sekitar dua kilometer jaraknya. Namun tak menyurutkan langkahnya untuk tetap bersekolah.

Pihak sekolah pun menyiapkan batu penanda untuknya di jalan depan gerbang sekolah, sehinngga ketika ia berjalan melaluinya, dapat tahu kalau sudah tiba di sekolah.

"Hani merupakan anak yang cerdas, yang saya banggakan adalah semangatnya untuk bersekolah."

"Ia anak yang mandiri, berangkat sekolah pun sendiri tanpa bantuan siapa pun," ujar Kepala Sekolah Eka Kapti Karangmojo, Sumarno, Selasa (10/5/2016).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas