Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Brigadir Agus dan Brigadir Idris Nekat Tabrak Maling Motor

Anggota Satuan Sabhara Polrestabes Semarang saat ini sedang "semangat semangatnya" menjalankan tugasnya sebagai polisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Muh Radlis
Editor: Sugiyarto
zoom-in Brigadir Agus dan Brigadir Idris Nekat Tabrak Maling Motor
tribunjateng/muh radlis
Pelaku Penipuan, Agus Sulaiman saat diamankan di Polsek Semarang Tengah 

Keempatnya langsung melakukan penyebaran informasi sesuai ciri ciri pelaku beserta motor yang digunakan.

"Ciri ciri pelaku dan motornya sama. Ada korban yang hafal plat nomornya," kata anggota Sabhara, Bripka Hadi.

Seluruh tukang parkir di sekitar terminal Terboyo dibreafing dan dibekali informasi pelaku.

Hingga akhirnya tukang parkir di depan RS Islam Sultan Agung memberikan informasi sesuai dengan ciri ciri pelaku masuk ke dalam basemen parkir RS Islam Sultan Agung.

Tanpa tunggu lama, keempat anggota Sabhara itu pun bergerak ke lokasi.

Brigadir Agus dan Brigadir Idris berpakaian preman sedangkan Aipda Evtanto dan Bripkda Hadi berpakaian dinas.

Dua anggota berpakaian preman membuntuti gerak gerik pelaku sedangkan dua anggota berpakaian dinas memantau dari kejauhan.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga akhirnya pelaku mendapatkan korban bernama Nita Putri Arisca (18) yang saat itu baru tiba dari daerah asalnya di Desa Sambian, Kabupaten Rembang.

"Kami buntuti, pelaku mendatangi korban yang menunggu angkutan di depan terminal Terboyo," kata Brigadir Agus.

Anggota Sabhara yang membuntuti saat itu tak langsung menangkap pelaku.

Mereka membiarkan pelaku beraksi membonceng korban hingga ke arah patung kuda Tembalang.

Di lokasi ini, pelaku meminta korban turun dari motor lantaran tak menggunakan helm, pos polisi yang sudah tak berpenghuni dijadikan alasan.

"Korban disuruh turun, katanya nanti ditilang di pos polisi karena tidak menggunakan helm. Padahal pos itu sudah tidak ada anggota polisi yang jaga karena sudah malam," katanya.

Korban turun dari motor, pelaku langsung tancap gas ke arah kampus Undip Tembalang.

Anggota Sabhara berpakaian preman pun mengejar pelaku, sedangkan dua orang berpakaian dinas mendatangi korban dan menjelaskan dia telah menjadi korban kejahatan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas