Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Etu, Tinju Adat di Boawae Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Nasional

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Anies Baswedan menetapkan Etu (Tinju Adat) sebagai warisan Budaya Nasional.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Etu, Tinju Adat di Boawae Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Nasional
Pos Kupang/Adiana Ahmad
Etu (Tinju Adat) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Adiana Ahmad

TRIBUNNEWS.COM, BOAWAE - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Anies Baswedan menetapkan Etu (Tinju Adat) sebagai warisan Budaya Nasional.

Penetapan Etu sebagai warisan budaya nasional ditandai dengan penyerahan plakat penghargaan dari Menteri Pendidikan melalui Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Valentinus Balu kepada Bupati Nagekeo, Elias Djo di Kampung Adat Boawae, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo, Senin (20/6/2016).

Penyerahan penghargaan itu bertepatan dengan pelaksanaan Tinju Adat Suku Deu yang mendiami Kampung Adat Boawae.

Bupati Nagekeo Elias Djo mengatakan sebuah kebanggaan yang patut disyukuri karena secara nasional Etu di Boawae atau Mbela di Mbay telah diakui sebagai warisan budaya nasional sehingga perlu dipertahankan.

Bupati Nagekeo saat itu hadir bersama Bupati Ngada Marianus Sae, Wakil Bupati Nagekeo Paulinus Yohanes Nuwa Veto serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo, Marselinus Fabianus Ajo Bupu.

Bupati Elias mengatakan, tinju adat memiliki banyak keunikan, antara lain, tidak ada dendam di luar ring.

Rekomendasi Untuk Anda

Para petinju kata Elias, boleh habis-habisan bertarung di ring, namun ketika pertarungan berakhir, mereka berpelukan dan berdamai hingga duduk makan bersama.

Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas