Tribun

Tiga Pelaku Pengeroyokan dan Penikaman Yuda Masih di Bawah Umur

Yuda menjadi korban pengeroyokan hingga penikaman segerombolan pemuda yang diduga geng motor

Editor: Eko Sutriyanto
Tiga Pelaku Pengeroyokan dan Penikaman Yuda Masih di Bawah Umur
TRIBUN BALI/SARAH VANESSA BONA
Yuda terbaring lemas di IGD RSUP Sanglah akibat dikeroyok sekitar 30 pemuda di Jalan Kebo Iwa dini hari tadi. 

Laporan Wartawan Tribun Bali I Made Prasetia Aryawan

TRIBUNNEWS.COM, BADUNG - Jajaran anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Badung berhasil meringkus pelaku penikaman Yuda Cahya Diputra (24).

Yuda menjadi korban pengeroyokan hingga penikaman segerombolan pemuda yang diduga geng motor pada Sabtu (2/7/2016) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA di Jalan Kebo Iwa, Gatot Subroto Barat.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Mikael Hutabarat, Selasa (5/7/2016).

"Kita sudah menangkapnya kemarin sore sekiranya pukul 2 sore," ujarnya.

"Pelakunya berjumlah tiga orang dan masih di bawah umur. Dua orang memukuli korban dan satu lagi sempat menusuk punggung korban. Selain tiga orang tersebut adalah teman pelaku yang hanya berkumpul," beber AKP Mikael.

Peristiwa nahas itu berawal ketika Yuda usai mengisi bahan bakar motornya di SPBU.

Saat itu, Yuda merasa dipanggil oleh seseorang dari kejauhan.

Pemuda yang tinggal di Jalan Gunung Agung Gang Yamuna III No 9 itu mengira temannya yang memanggil dan memutar arah motor menghampiri gerombolan pemuda itu.

Baru saja mendekati mereka, sekelompok pemuda  yang berjumlah sekitar 30 orang itu tiba-tiba menghampiri Yuda.

Mereka langsung menghujani pukulan pada Yuda secara membabi buta tanpa alasan yang jelas.

Yuda yang hanya seorang diri pun tak mampu menahan pukulan bertubi-tubi itu dan jatuh tersungkur ke aspal jalanan.

Bahkan, Yuda juga dihujani tikaman hingga tak berdaya.

Teriakan seorang warga yang kebetulan melintas membuat segerombolan pemuda itu langsung kabur meninggalkan Yuda yang tergeletak lemas di jalan.

Yuda kemudian dibawa ke RSUD Wangaya agar segera mendapat pertolongan.

Ia kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan yang lebih optimal.

Maryani mengatakan belum sempat melapor ke pihak kepolisian karena masih menemani sang anak di rumah sakit. 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas