Selama Lebaran Kunjungan Wisatawan ke Gunungkidul Menurun Drastis
Sejak H+ 2, tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas kendaraan yang menuju ke kawasan pantai selatan Gunungkidul
Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, GUNUNG KIDUL - Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Gunungkidul selama libur lebaran 2016 mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
Data dari Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Gunungkidul, pada H+ 2, jumlah kunjungan hanya mencapai sekitar 35 ribu padahal libur lebaran 2015, kunjungan mencapai lebih dari 45 ribu wisatawan.
Pantauan Tribun Jogja di kawasan obyek wisata Gua Pindul, kunjungan wisatawan usai lebaran memang mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Jika lebaran tahun lalu sempat terjadi antrian di depan mulut gua, tahun ini wisatawan bisa langsung masuk Gua Pindul dengan lancar.
Di kawasan obyek wisata pantai juga terjadi hal yang sama. Sejak H+ 2, tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas kendaraan yang menuju ke kawasan pantai selatan Gunungkidul.
Kemacetan panjang yang biasa terjadi di pos retribusi dan pertigaan Baron tidak terjadi lagi.
Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul, Hari Sukmono mengungkapkan penurunan kunjungan wisatawan ini dipengaruhi banyak faktor.
Mulai dari pendeknya hari libur usai salat Idul Fitri,kemacetan panjang saat arus mudik hingga pola wisata yang berubah.
Banyak wisatawan yang memilih untuk berwisata belanja dibandingkan mengunjungi obyek wisata alam.
“Kemarin( H+2) data yang masuk hanya ada 35 ribu wisatawan. Memang data belum seluruhnya masuk, tapi memang tahun ini mengalami penurunan.” katanya, Jumat (8/7/2016).
Menurut Hari sempitnya waktu libur usai pelaksanaan salat ied bisa menjadi salah satu alasan para wisatawan untuk tidak berwisata.
Sebab, mereka sebelumnya sudah terjebak macet panjang saat mudik sehingga secara fisik masih cukup lelah.
Akhirnya para wisatawan memilih untuk menghabiskan libur lebaran bersama keluarga dan sudah kembali ke perantauan pada Jumat atau Sabtu. (has)