Ratusan Polwan Polda Sulut Ikut Pap Smear
Ratusan personel polwan dan PNS wanita, serta bhayangkari Polda Sulut mengecek dini kanker leher rahim atau disebut pap smear, Senin (25/7).
Penulis: Fine Wolajan
Editor: Sugiyarto
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Ratusan personel polwan dan PNS wanita, serta bhayangkari Polda Sulut mengecek dini kanker leher rahim atau disebut pap smear, Senin (25/7).
Kegiatan ini kerja sama Dokkes Polda Sulut, BPJS Rayon X dan Laboratorium Prodia Manado.
Terpantau para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka menampilkan berbagai macam mimik wajah.
Ada yang harap-harap cemas, ada pula yang terlihat santai dan sangat tenang.
Kabid Dokkes Polda Sulut Dokter Tri Juwono mengatakan, satu di antara penyebab tertinggi kematian wanita di Indonesia adalah karena kanker mulut rahim.
"Oleh karena itu, kegiatan ini menurutnya sangat membantu para wanita untuk dapat mendeteksi apakah ada penyakit tersebut. Sehingga bisa diambil langkah-langkah selanjutnya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Rayon X Sulut Dokter I Made Pujayasa menambahkan penyakit kanker serviks ini merupakan lima besar penyebab kematian wanita di Indonesia.
"Hampir setiap hari ada 40 sampai 45 wanita yang memeriksakan kondisinya terkait penyakit ini dan 20 sampai 25 wanita di antaranya akhirnya meninggal dunia," jelasnya.
Ia mengajak agar para wanita segera memeriksakan diri untuk mendeteksi secara dini penyakit tersebut.
Apalagi sekarang menurutnya dengan adanya BPJS, pelayanan kesehatan lebih mudah dan terbantu.
"Kegiatan ini katanya juga sebagai rangkaian dari ulang tahun BPJS yang ke 48, yang jatuh pada tanggal 15 Juli," tuturnya.
Di sisi lain, Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Ruslan Aspan yang mewakil Kapolda Sulut saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara tersebut.
"Ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh personel wanita yang ada di Polda Sulut," ujarnya.
Menurutnya kegiatan ini juga merupakan implementasi dari Program V Kapolri dalam 100 hari yaitu meningkatkan kesejahteraan personel Polri, di mana sebagai Ketua Tim program V ini adalah Karo SDM sendiri.
"Mudah-mudahan kegiatan ini betul-betul bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh personel Polri guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera."
"Yaitu dengan menampilkan perilaku yang sehat di lingkungannya masing-masing," pungkasnya. (fin)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.