Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polres Tanah Karo Hancur Dilempari Batu Ratusan Warga

Polres Tanah Karo di Jl Veteran Kabanjahe diserang ratusan warga Desa Lingga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Sugiyarto
zoom-in Polres Tanah Karo Hancur Dilempari Batu Ratusan Warga
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Polres Tanah Karo di Jl Veteran Kabanjahe diserang ratusan warga Desa Lingga.

Penyebabnya, bermula dari masalah lahan di lokasi Relokasi Mandiri Tahap II (korban Sinabung), Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Dari informasi yang diperoleh Tribun, kejadian bermula pada pukul 12.30 WIB siang tadi.

Saat itu, pihak pengembang melakukan pembongkaran pagar menggunakan satu unit alat berat dipandu oleh perwakilan pengembang bernama Verawenta beru Surbakti.

Adapun pagar yang dibongkar tersebut adalah pagar yang sebelumnya di pasang oleh masyarakat Desa Lingga yang mengklaim bahwa itu adalah jalan warga yang digunakan sebagai jalan pemotongan menuju Desa Lingga.

Sekitar pukul 14.20 WIB, pembongkaran selesai dan situasi masih aman.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, memasuki pukul 14.30 WIB, Sekdes Lingga bernama Lotta Sinulingga datang ke pos polisi di sekitar lokasi menyampaikan protes. Ia tidak terima tanah warganya dipagar.

Melihat Sekdes turun tangan, sekitar 150 orang warga Desa Lingga kemudian melakukan pemblokiran jalan tepatnya di depan pos polisi, sehingga arus lalulintas di Jl Kabanjahe Simpang Empat macet total.

Pada pukul 15.30 WIB, massa kembali menuju ke lokasi awal untuk mendirikan pagar.

Karena kesal, warga pun mendatangi pos polisi bertanya siapa pelaku pembongkaran pagar.

Sayangnya, petugas jaga tak merespon keluhan warga.

Tepat pukul 18.00 WIB, sekitar 400 orang berbondong-bondong datang ke lokasi awal pembongkaran.

Mereka teriak "Serang, bakar, dan bunuh,".

Mengetahui warga menyerang, 15 personel polisi yang ada di pos lari ke Polres Tanah Karo. Mereka meminta bantuan, dan terjadilah penyerangan warga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas