Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Sebut Siti Lestari Korban Bujuk Rayu Bahrun Naim

Di mata keluarga, Riri semata-mata hanyalah korban bujuk rayu Bahrun Naim, apalagi mengingat usia Riri yang masih muda saat itu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Keluarga Sebut Siti Lestari Korban Bujuk Rayu Bahrun Naim
Tribun Jateng/Puthut Dwi Putranto
Siti Lestari (23) sempat menceritakan keinginannya pergi ke Suriah ke teman-temannya di kampus UMS. Kini, keberadaan Siti belum terlacak. 

Kabar ini tentunya merupakan angin segar bagi keluarga. Mereka terus berdoa agar Riri bertaubat dan hengkang dari Suriah.

"Beberapa hari ini teman-teman Riri di kampus menghubungi kami. Mereka sempat berkomunikasi dengan Riri melalui medsos. Riri posisinya ada di Suriah dan baik-baik saja. Riri juga mengirimkan foto, sekarang dia bercadar. Hal itu cukup membuat kami lega meski Riri tak menitip salam kepada kami. Riri katanya juga menyesal dan tak ingin membuat ibu menangis, makanya dia tak pernah menghubungi kami lagi," kata Sudharmono.

"Kami hanya ingin Riri pulang. Kami kangen kamu nduk. Apalagi orangtua kamu yang terus menangisi kamu. Bertobatlah kembali ke jalan yang benar, kami pasti menerima kamu apa adanya," sambung Sudharmono.

Pihak keluarga kini pasrah terhadap apa yang menjadi keputusan pihak berwenang. Tentunya, mereka akan mengikuti apa saja yang telah menjadi prosedur hukum yang berlaku.

"Jika memang nanti Riri berhasil dibawa pihak Densus 88, tolong sadarkan Riri, dia hanya korban tipu daya," kata Sudharmono.

Terpisah, Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo, mengatakan, pihaknya bersama TNI serta masyarakat Kota Wali terus memantau perkembangan Bahrun Naim dan istrinya.

Pihaknya juga rutin mendeklarasikan penolakan terhadap gerakan radikal maupun terorisme. Masing-masing akan terus berkoordinasi memantau perkembangan yang terjadi di wilayah Demak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sampai saat ini Demak aman dari gerakan radikalisme ataupun terorisme," kata Heru. (puthut dwi putranto)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas