Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

‎Bendesa Adat Pimpin Aksi 30 Ribuan Warga Adat Tolak Reklamasi

Reklamasi Teluk Benoa, dipandang oleh 30 ribu warga adat sebagai perusakan kawasan suci yang hingga saat ini dijaga oleh masyarakat adat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in ‎Bendesa Adat Pimpin Aksi 30 Ribuan Warga Adat Tolak Reklamasi
TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA
Kurang lebih hampir 30 puluhan ribu warga dari 39 Desa Adat ‎dan beberapa komunitas Penolak Reklamasi Teluk Benoa menduduki Rumah Rakyat Bali, Dewan Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar Bali, Kamis (25/8/2016). 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Kurang lebih hampir 30 puluhan ribu warga dari 39 Desa Adat ‎dan beberapa komunitas Penolak Reklamasi Teluk Benoa menduduki Rumah Rakyat Bali, Dewan Provinsi Bali di kawasan Renon, Denpasar Bali, Kamis (25/8/2016).

Aksi penolakan semakin menggeliat dari warga adat yang dekat atau terdampak langsung, terhadap proyek seluas 700 Hektare itu.

Reklamasi Teluk Benoa, dipandang oleh 30 ribu warga adat sebagai perusakan kawasan suci yang hingga saat ini dijaga oleh masyarakat adat.

Dengan demikian aksi pendudukan ini, sebagai penagihan janji-janji oleh Wakil Rakyat yang dulu dipilih oleh warga adat.

Aksi sendiri dimulai dari Lapangan Timur Parkir Renon dan melakukan longmarch. Dari lapangan Timur Renon, ke Jalan Raya Puputan hingga memutar ke kanan‎ menuju ke Gedung DPRD Bali.

Dalam orasinya warga meminta supaya secepatnya ‎ada pencabutan Perpres 51 2014. Dengan begitu, Wakil Rakyat di gedung DPRD melakukan rekomendasi ke Gubernur untuk selanjutnya mengubah Perpres 51 2014. Dan akhirnya proyek itu tidak akan bisa dilaksanakan oleh PT. TWBI.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga saat ini, puluhan ribu krama adat masih berkumpul dan melakukan berorasi menolak Reklamasi Teluk Benoa. (ang)

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas