Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

SMAN 4 Medan Imbau Siswanya Tidak Terlibat Radikalisme

Humas SMA Negeri 4 Medan, Marisda Sipayung (52) mengaku prihatin dengan peristiwa percobaan bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
zoom-in SMAN 4 Medan Imbau Siswanya Tidak Terlibat Radikalisme
Tribun Medan/Array A Argus
Humas SMA Negeri 4 Medan, Marisda Sipayung (52) mengaku kaget ada alumninya terlibat bom bunuh diri. SMA Negeri 4 mengaku prihatin atas peristiwa yang dilakukan alumninya, Senin (29/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Humas SMA Negeri 4 Medan, Marisda Sipayung (52) mengaku prihatin dengan peristiwa percobaan bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep yang dilakukan alumni siswanya bernama IAH (18).

Untuk mengantisipasi hal serupa, pihak sekolah berkoordinasi dengan guru Bimbingan Konseling (BK) memberi imbauan kepada masing-masing siswa.

"Guru BK nanti ditugaskan ke lokal-lokal memberikan imbauan agar siswa tidak melakukan hal serupa. Kami berupaya agar tidak ada yang mencontoh tindakan ini," kata Marisda, Senin (29/8/2016).

Menurut Marisda, di sekolahnya pun sebenarnya sudah ada waktu khusus untuk membimbing para siswa dari sisi keagamaan. Untuk siswa kristiani, kata Marisda, tiap Jumat dilakukan ibadah bersama.

"Yang muslim juga begitu. Mereka diberikan bimbingan kerohanian agar lebih terarah," katanya.

Pantauan Tribun Medan (Tribunnews.com Network), setelah mendapat kabar ada mantan siswanya yang terlibat bom bunuh diri, sejumlah guru kasak-kusuk membicarakan kasus ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Para guru terlihat menunjukkan gambar IAH yang ada di handphonenya masing-masing. (ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas