Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tradisi Tumpeng Sewu, Menjemur Kasur hingga Penyalaan Obor Bambu Berkaki Empat

Tumpeng Sewu merupakan tradisi adat warga Using, suku asli masyarakat Banyuwangi, yang digelar seminggu sebelum Idul Adha.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Tradisi Tumpeng Sewu, Menjemur Kasur hingga Penyalaan Obor Bambu Berkaki Empat
Surya/Haorrahman
Tradisi Tumpeng Sewu di Banyuwangi 

Sementara pecel pithik sebagai lauk pelengkap mengandung pesan moral yang tinggi, yakni "ngucel-ucel barang sithik". Diartikan mengajak orang berhemat dan bersyukur dengan apa yang telah dimilikinya.

Ritual yang digelar setiap tahun ini selalu dihadiri ribuan warga Banyuwangi. Setiap pengunjung yang datang dipersilakan untuk menikmati hidangan, karena sudah menjadi tradisi warga Using Kemiren untuk menjamu setiap tamu yang datang.

"Akhir ritual ini akan ditutup dengan mocoan lontar, mengkidungkan tembang lontar macapat Yusuf di dua tempat, Balai Desa Kemiren dan Pendopo Barong Kemiren," kata Suhaimi.

Sumber: Surya
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas