Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Ahok Menistakan Alquran Redup, Begini Kata Aktivis KAMMI

Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menilai operasi pungutan liar hanya mengalihkan isu penistaan agama yang dilakukan Ahok.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kasus Ahok Menistakan Alquran Redup, Begini Kata Aktivis KAMMI
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Puluhan aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia berunjukrasa di Polda Riau, Pekanbaru, Kamis (20/10/2016). Massa menutut polisi segera menangkap Ahok atas dugaan telah melecehkan kandungan Alquran. TRIBUN PEKANBARU/BUDI RAHMAT 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru,  Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menilai operasi pungutan liar hanya mengalihkan isu penistaan agama yang dilakukan Ahok.

Demikian disampaikan aktivis KAMMI saat berorasi di depan Polda Riau di Pekanbaru, Kamis (10/10/2016).

Pengunjukrasa meminta penegak hukum lebih profesional dan menimbang kepentingan masyarakat banyak, termasuk segera memeriksa Ahok dalam kasus penistaan agama.

"Kami menilai pungli yang kini terus diberitakan oleh media massa sebagai upaya pengalihan isu penistaan agama yang dilakukan Ahok," ungkap Fauzi, perwakilan massa. 

"KAMMI tidak akan termakan oleh isu-isu tersebut dan akan terus mendesak penegak hukum memproses Ahok," ia menambahkan.

Puluhan aktivis KAMMI terus mendesak polisi segera menangkap Gubernru DKI Jakarta itu karena telah melecehkan kandungan Alquran, kita suci umat Islam.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas