Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sudah Enam Hari Penambang Emas Ini Tertimbun di Lubang Jarum

11 orang penambang emas tertimbun longsor di desa simpang parit, kecamatan Renah Pembarat Kabupaten merangin

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dedi Nurdin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Sudah Enam Hari Penambang Emas Ini Tertimbun di Lubang Jarum
photo Istimewa/bpbd provinsi Jambi
Sejumlah anggota tim evakuasi melakukan proses penyedotan lumpur dari dalam lubang Jarum yang menimbun 11 penambang di kabupaten Merangin. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Enam hari proses pencarian terhadap 11 penambng emas yang terjebak di lubang Jarum belum membuahkan hasil.

Tim gabungan BPBD, TNI, Polri dan SAR masih terus berjibaku.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi melalui Kasi kesiapsiagaan, Dalmanto mengatakan, upaya evakuasi cukup sulit.

Lubang Jarum lokasi di mana kesebelas korban tertimbun terus dimasuki air dan lumpur.

ini dikarenakan lubang berlokasi di dekat sungai, dimana ada sisi yang jebol dan membuat air dan lumpur masuk.

"lubang jarumnya terhubung langsung ke sungai sehingga air masuk," kata Dalmanto dikonfirmasi, Minggu (30/10/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

Belum lagi kondisi lubang dengan kedalaman mencapai 30 hingga 50 meter.

"Lokasinya diperkirakan berada di kedalam 30 meter di bawah permukaan. cukup dalam,"kata Dalamanto.

Namun, upaya pencarian masih akan terus dilakukan. Bahkan tim evakuasi juga sudah memperpanjang waktu proses pencarian.

"Waktunya kita prpanjang hingga satu minggu kedepan, mudah-mudahan bisa segera kita evakuasi,"katanya.

"Hari ini kita menutup lubang yang terhubung langsung ke loaksi kejadian dengan sekitar 100 karung dilapisi terpal,"katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 11 orang penambang emas tertimbun longsor di desa simpang parit, kecamatan Renah Pembarat Kabupaten merangin,pada Senin (24/10/2016) malam.

Informasi dihimpun, kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00 wib senin malam.

Saat itu belasan orang tengah melakukan aktifitas penambangan emas tanpa izin (peti) di tambang rakyat desa simpang parit.

Belasan warga tersebut membuat lubang jarum ditepi sungai sedalam 25 meter.

Namun, karena kondisi hujan, penahan lubang jebol sehingga air masuk disertai tanah lumpur yang kemudian menimbun lubang.

kabar naas ini juga dibenarkan kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga.

"lokasinya di desa simpang parit, informasinya ada 11 orang,"katanya.

hingga senin malam pihak kepolisian masih mengerahkan anggotanya menuju lokasi kejadian.

belum diketahui kondisi belasan warga yang tertimbun.

informasi dari BPBD Provinsi Jambi, pihaknya saat ini telah mengirim sejumlah personel untuk mellakukan upaya evakuasi.

"masih dijalan, tim belum sampai karna lokasinya cukup jauh,"ujar Dalmanto, Kasi Kesiap Siagaan BPBD Provinsi Jambi.

Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas