Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Penangkapan Aktivis HMI Dinilai Berlebihan dan Bernuansa Penculikan

Solihin menuturkan, tindakan penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya itu masuk dalam kategori arogan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Penangkapan Aktivis HMI Dinilai Berlebihan dan Bernuansa Penculikan
TRIBUN TIMUR/HERY
Ketua Umum HMI Cabang Pinrang, Moh Solihin. 

TRIBUNNEWS.COM, WATANG SAWITTO - Sekretaris Jenderal PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), AJ, menjadi satu dari lima aktivis HMI diamankan pihak Polda Metro Jaya di Jakarta, pada Senin (7/11/2016) malam.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum HMI Cabang Pinrang, Moh Solihin menuding, penangkapan itu terlalu berlebihan.

"Penangkapan itu seolah bernuansa penculikan, apalagi dilakukan pada dini hari," tuturnya saat ditemui Tribuntimur.com, di warkop Birleng, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang, Selasa (8/11/2016).

Solihin menuturkan, tindakan penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya itu masuk dalam kategori arogan.

"Bukankah ada cara yang lebih terhormat, semisal mengirim surat panggilan. Tidak dengan langsung menangkap begitu saja, hingga malah terkesan menculik," katanya.

Solihin menjelaskan, penangkapan Aktivis HMI tersebut, karena dituding menjadi dalang kerusuhan pada aksi damai 4 November 2016 lalu.

"Setahu saya, tembakan gas air mata yang dilakukan oleh pihak aparat merupakan hal yang paling memicu terjadinya anarkisme itu," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jika kader HMI diproses karena dianggap sebagai dalang dari tindakan anarkis, pihak polisi juga harus memproses aparat yang melakukan penembakkan gas air mata," Solihin menambahkan.

Dia mengatakan, kader HMI tidak pernah mendapatkan intruksi untuk melakukan anarkis pada aksi damai 4 November itu.

"Kami curiga, ada provokator yang mengatasnamakan HMI," jelasnya.(Tribun Timur/Heri)

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas