Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Respon Marwah Daud pada Mahaguru Abal-abal Bikin Vijay Tak Kuat Menahan Tawa

"Mendengar cerita itu Vijay sampai tak kuat menahan tawa," ujar seorang penyidik saat rilis tujuh mahaguru Taat Pribadi di Polda Jatim.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Robertus Rimawan
zoom-in Respon Marwah Daud pada Mahaguru Abal-abal Bikin Vijay Tak Kuat Menahan Tawa
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Tujuh mahaguru bentukan Dimas Kanjeng yang bertugas merekrut massa pengajian saat gelar perkara di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Senin (7/11/2016). 

Ia hanya diajak untuk mengikuti acara.

Syaratnya mengenakan jubah hitam.

"Jubah ini milik saya dan yang bikin adalah istri saya," terang kakek 30 cucu ini.

Abdul Karim yang dulunya sebagai kuli batu dan 5 tahun terakhir sudah tidak bekerja, mengaku pernah diajak ke beberapa wilayah oleh Karmawi.

Ia pernah diajak ke Makassar, dua kali ke Probolinggo dan Jakarta.

Perannya mendampingi Taat ketika menemui pengikutnya.

"Saya hanya duduk saja. Terkadang disuruh membaca doa agar selamat. Itu saja," jelas Abdul Karim.

Rekomendasi Untuk Anda

Selama mengikuti kegiatan Taat, uang yang berhasil didapat Abdul Karim totalnya Rp 20 juta.

Selama mengikuti kegiatan road show, ia bersama mahaguru lain dinaikkan pesawat terbang.

Begitu pulangnya juga naik pesawat.

"Waktu di bandara ya sudah ada yang menjemput," terangnya.

Apakah saat dijemput menggunakan mobil mewah? "Nggak, pakai mobil biasa," jelas Abdul karim.

Abdul Karim tak menampik, selama duduk disamping Dimas Kanjeng Taat Pribadi, posisinya diakui sangat terhormat.

Di depan pengikutnya Taat selalu menyebut tujuh orang yang duduk sebelah kanan dan kiri itu sebagai mahaguru.

Berangkat umroh

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas