Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Intan Olivia Bocah Dua Tahun Korban Ledakan Bom Meninggal

Satu korban atas nama Intan Olivia (2) meninggal dunia sekitar pukul 03.45 Wita, Senin (14/11/2016) dini hari, setelah sempat menjalani perawatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Intan Olivia Bocah Dua Tahun Korban Ledakan Bom Meninggal
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Keluarga korban saat berada di ruang jenazah RSUD AW Syahranie, Senin (14/11/2016). TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Kabar duka menyelimuti keluarga korban ledakan bom di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016) pagi kemarin.

Satu korban atas nama Intan Olivia (2) meninggal dunia sekitar pukul 03.45 Wita, Senin (14/11/2016) dini hari, setelah sempat menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie.

Luka bakar yang cukup parah, membuat bocah malang tersebut tak tertolong.

Sementara korban lainnya yang juga dirawat di rumah sakit yang sama, atas nama Triniti Hutahaya (4) masih menjalani perawatan intensif di ruang PICU.

"Semua korban yang dilarikan ke sini (RSUD AW Syahranie) mengalami luka bakar, satu korban meninggal dan satu lagi masih menjalani perawatan," kata Humas RSUD AW Syahranie, dr Febian Satrio, Senin (14/11/2016).

Saat ini korban meninggal masih berada di ruang jenazah rumah sakit.

Rekomendasi Untuk Anda

Diperkirakan kurang dari satu jam mendatang korban akan dibawa ke rumah duka, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Rt 3, atau tidak jauh dari lokasi ledakan bom kemarin.

Sementara itu, korban lainnya atas nama Alvaro Aurelius (4) dan Anita Kristobel (2), juga masih menjalani perawatan di RSUD IA Moise, yang juga mengalami luka bakar.

Kritis

RSUD AW Syahranie akan mengambil alih semua perawatan terhadap korban bom di Gereja Oikeumene, Minggu (13/11/2016) pagi kemarin.

Saat ini yang telah berada di rumah sakit milik Pemprov Kaltim itu, yakni Trinity Hutahaya (4) dan korban meninggal Intan Olvia Marbun (2).

Sedangkan korban lainnya masih berada di Rumah Sakit IA Moies, yakni Alvaro Aurelius (4) dan Anita Kristobel (2).

Direktur RSUD AW Syahranie, dr Rachim Dinata menjelaskan, kondisi Trinity mengalami luka bakar yang cukup serius, yakni mengalami luka bakar sekitar 50 persen, dan kondisinya masih kritis.

Sedangkan, korban meninggal mengalami luka bakar sekitar 75 persen, dan untuk dua korban lainnya, mengalami luka bakar sekitar 16 persen.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas