Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Kami tidak Mikir Pulang, yang Penting Bisa Sampai Jakarta'

Ribuan peserta aksi damai asal Kabupaten Ciamis berangkat menuju Jakarta dari Perhutani, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in 'Kami tidak Mikir Pulang, yang Penting Bisa Sampai Jakarta'
Tribun Jabar/Teuku Muh Guci S
Peserta aksi damai bela Islam jilid III asal Kabupaten Ciamis di aula Kantor Perhutani, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (1/12/2016). Mereka melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan berjalan kaki dan menggunakan bus. TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ribuan peserta aksi damai asal Kabupaten Ciamis berangkat menuju Jakarta dari Perhutani, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (1/12/2016) pagi.

Separuh peserta berjalan kaki dan separuh peserta menggunakan bus yang disiapkan donatur.

Pantauan Tribun Jabar (Tribunnews.com Network), peserta aksi damai yang menggunakn bus berangkat tepat pukul 09.00 WIB.

Mereka menggunakan 10 bus yang tiap-tiap busnya memiliki kapasitas 60 kursi. Semua bus terlihat penuh peserta aksi damai itu.

Bukan tanpa sebab peserta aksi damai bela Islam Jilid III itu terbagi menjadi dua kelompok. Peserta yang menggunakan bus merupakan kelompok yang kelelahan karena berjalan kaki dari Kabupaten Ciamis.

Sedangkan peserta yang tetap berjalan kaki merupakan kelompok yang baru bergabung.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebab banyak peserta dari luar Kabupaten Ciamis bergabung ketika peserta aksi damai yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Kabupaten Ciamis melakukan perjalanan kaki.

"Yang naik bus sudah capai karena jalan dari awal sampai sekarang. Mereka diprioritaskan untuk naik," kata tim koordinasi jalan kaki, ustaz Agus Malik.

Selain itu, Agus mengatakan, pihaknya juga menghormati para donatur yang telah menyiapkan bus. Itu mengapa ada peserta yang berangkat menggunakan bus dan ada peserta yang tetap berjalan kaki menuju Jakarta.

"Banyak peserta baru mulai dari Rajapolah. Hampir setiap kota dilewati, banyak peserta. Itu juga yang membuat kami semangat tetap berjalan kaki," kata Agus.

Meski terbagi dua kelompok, Agus mengaku, pihaknya belum memutuskan titik kumpul di Jakarta nanti. Ia menegaskan, tak menutup kemungkinan peserta yang menggunakan bus kembali berjalan kaki.

"Kami tidak mikir pulang. Yang penting kami bisa sampai Jakarta," kata Agus. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas