Penanganan Kasus Terorisme Bukan Hanya Urusan Polisi
Anggota Komisi III DPR-RI, H R Muhammad Syafi'i akrab disapa Romo, menyebut terorisme bukan hanya urusan polisi.
Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Anggota Komisi III DPR-RI, H R Muhammad Syafi'i akrab disapa Romo, menyebut terorisme bukan hanya urusan polisi.
"Pertama, kita harus menjabarkan definisi teroris ini apa. Kemudian, apa sebenarnya akar dari persoalan terorisme ini," ungkap Romo di rumah aspirasinya H. R. Muhammad Syafi'i Center, Jalan Bunga Baldu II, Asam Kumbang, Medan Selayang, Senin (26/12/2016) sore.
Jika persoalan terorisme karena faktor ekonomi, maka harus ditangani oleh Dinas Sosial. jika persoalan ini karena masalah pemahaman agama yang menyimpang, maka Kementerian Agama punya andil menyelesaikannya.
"Kalaulah di lingkungan tempat tinggal kita ada yang dicurigai karena gerak-geriknya, tentu Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini yang paling bawah RT atau RW haruslah turut serta membantu," kata Romo.
Untuk menumpas terorisme ini, kata dia, penanganan juga tak melulu harus menembak mati terduga pelaku. Sebab, ada hal-hal pelanggaran yang terjadi terutama menyangkut HAM.
"Sudah banyak kasus yang terduganya langsung ditembak mati. Belum tentu, orang yang ditembak mati itu kan bersalah," ia menambahkan.