Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sembilan Warga Negara Nepal Diduga Imigran Gelap Diamankan

Sembilan warga negara Nepal diduga berstatus imigran gelap diamankan oleh tim gabungan Imigrasi Makassar dan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sembilan Warga Negara Nepal Diduga Imigran Gelap Diamankan
Tribun Timur/Alfian
Sembilan warga negara Nepal diduga berstatus imigran gelap diamankan oleh tim gabungan Imigrasi Makassar dan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Minggu (9/1/2017) malam. TRIBUN TIMUR/ALFIAN 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Sembilan warga negara Nepal diduga berstatus imigran gelap diamankan oleh tim gabungan Imigrasi Makassar dan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Minggu (9/1/2017) malam.

Pihak Imigrasi dibackup Kepolisian awalnya menggelar razia terkait maraknya imigran yang berada di Makassar namun tak melalui jalur resmi.

Hasilnya, berdasarkan hasil pemantauan diketahui sembilan WNA asal Nepal tersebut bermukim di Perumahan Puri Mas Permai Jalan A Paturungi, RW 9/RT 1 Blok D nomor 6 Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.

Tim yang dipimpin oleh Kepala Imigrasi Makassar, Gindo Ginting ini selanjutnya memeriksa dokumen para imigran ini.

Kemudian mereka diamankan ke Mapolsek Tamalate untuk pemeriksaan lanjutan.

"Untuk proses hukumnya kami serahkan ke Polsek setempat dulu, setelah itu diserahkan kepada kami untuk proses lebih lanjut," ucapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui jika para imigran ini telah berada di Makassar sejak sepekan yang lalu.

Adapun sembilan orang imigran yang berhasil diamankan dalam razia gabungan ini masing-masing Bishwa Ram khadka (27), Ravu Pun (27), Jaganath Pandey (27), Sanjav RT (27), Anish Lama (20), Rajendra Limbu (29), Kilash Tamang (29), Binshna Bahedur Pun (31), dan Prakash Lama (35).

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas