Melawan, Dua Perampok Sadis Asal Lampung Timur Ditembak Polisi Saat Sembunyi di OKU Timur
Dua tersangka perampokan ini tidak segan melukai bahkan membunuh korbannya saat menjalankan aksinya
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, OKU - Dua tersangka perampokan yang kerap beraksi di berbagai wilayah dan tidak segan melukai bahkan membunuh korbannya saat menjalankan aksinya akhirnya ditembak polisi.
Mereka berusaha melawan ketika akan ditangkap di sebuah gubuk yang merupakan persembunyian keduanya di Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, Jumat (20/1/2017) sekitar pukul 00.00.
Kedua pelaku yang merupakan warga Desa Negarabatin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur tersebut masing-masing bernama Minak Nuti Husin alias Husin (39), warga Desa NegaraSaka Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur dan Ade Rizal (30) warga yang sama.
Keduanya ditangkap tim khusus anti grandong ketika bersembunyi disebuah gubuk di daerah Desa Bantan.
Polisi menembak kaki kedua penjahat tersebut karena berusaha memberikan perlawanan ketika akan ditangkap polisi.
Bahkan keduanya diduga memiliki senjata api yang kerap mereka.
Kedua pelaku ditangkap polisi berdasarkan laporan korbannya Rindho Akbar (27), warga Jalan Swadaya Murai Komplek SDN 113 Kecamatan Sako Palembang pada 04 Januari 2017 lalu.
Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari peristiwa pencurian yang dilakukan oleh kedua pelaku pada Rabu (4/1/2017) sekitar 19.20 di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di parkiran sebuah mini market yang ada Kota Baru Kecamatan Martapura.
Kedua pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario warna putih ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi kejadian, kedua pelaku langsung mengambil sepeda motor Honda Vario warna putih biru milik korban yang sedang terparkir dalam keadaan stang terkunci.
Korban mengetahui sepeda motor miliknya hilang ketika akan pulang setelah nengantar nasi untuk istrinya yang kerja di mini market tersebut.
Mengetahui sepeda motor miliknya telah hilang, korban kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.