Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sri Sultan: Mapala pun Modelnya Bukan Pemaksaan Kayak Plonco

Orang nomor satu di DIY tersebut mengatakan bahwa senior yang ada dalam kegiatan tersebut, seharusnya hadir untuk membimbing adik-adiknya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Sri Sultan: Mapala pun Modelnya Bukan Pemaksaan Kayak Plonco
Tribun Jogja/Kurniatul Hidayah
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara terkait mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang meninggal akibat kegiatan Diksar Mapala Unisi. TRIBUN JOGJA/KURNIATUL HIDAYAH. 

Karena fisik semakin melemah korban dibawa ke Puskesmas Tawangmangu.

Belum sampai Puskesmas Tawangmangu korban sudah meninggal.

"Esok harinya korban (Muhammad Fadhli) langsung diambil keluarganya dari Batam," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Minggu (22/1/2017).

Sedang korban Syaits Asyam meninggal di Rumah Sakit Bathesda Yogyakarta, Sabtu (21/1/2017) pukul 11.00 WIB.

Baca: Dua Mahasiswanya Meninggal, UII Akui Ada Kekerasan dalam Diksar Mapala UNISI

"Kami mendapat informasi korban (Syaits Asyam) juga meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bathesda Yogyakarta," terangnya.

Kapolsek menceritakan, sebelum peristiwa itu terjadi ada 37 mahasiswa UII Yogyakarta bersama pendamping melakukan Diksar ke Hutan Tlogodringo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.

Rekomendasi Untuk Anda

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama delapan hari, dimulai Sabtu (14/1/2017) hingga Minggu (22/1/2017).

Terkini, Selasa (24/1/2017) dini hari korban meninggal bertambah. Ilham Nur Padmy, mahasiswa Fakultas Hukum UII meninggal, Selasa (24/1/2017) dini hari setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Bethesda.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas