Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Potensi Besar Kaltara di Daerah Perbatasan, Mulai dari Kakao, Pisang, hingga Garam

Pengelolaan kawasan perbatasan tidak hanya menyangkut soal kepentingan strategis bidang pertahanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Potensi Besar Kaltara di Daerah Perbatasan, Mulai dari Kakao, Pisang, hingga Garam
Tribun Kaltim/ Muhammad Arfan
Samuel ST Padan, Kepala Biro Pengelola Perbatasan Setprov Kalimantan Utara. 
Memuat video…

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG SELOR - Pengelolaan kawasan perbatasan tidak hanya menyangkut soal kepentingan strategis bidang pertahanan.

Lebih dari itu, kawasan beranda negara juga memiliki potensi untuk kepentingan keekonomian.

Namun potensi keekonomian yang bisa meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat belum tergarap berkesinambungan.

Seperti halnya kawasan perbatasan Kalimantan Utara yang berhadapan dengan Malaysia, justru memiliki keunggulan potensi sumber daya alam yang menjanjikan.

Kesuburan tanah menjadi faktor penting tumbuhnya berbagai tanaman-tanaman yang mampu menunjang kebutuhan pangan tidak saja di dalam namun juga bagi negara tetangga.

"Seperti di Sebatik, potensi kopi, kakao, rumput laut, perikanannya cukup menjanjikan. Hanya saja tantangannya adalah, masyarakat belum fokus menggarap salah satu komoditas itu."

Rekomendasi Untuk Anda

"Contoh ketika harga sawit bagus, mereka ramai-ramai beralih ke sawit, rumput lautnya ditinggalkan. Begitu juga dengan komoditas lainnya," sebut Samuel ST Padan, Kepala Biro Pengelola Perbatasan Negara, Setprov Kalimantan Utara, saat disua Tribun, Rabu (25/2/2017) pukul 12.30 Wita.

Di Seimanggaris, Sebuku, dan Lumbis Ogong Kabupaten Nunukan juga terdapat potensi perkebunan lada dan pisang.

Begitu pula di Krayan dan beberapa daerah perbatasan di Kabupaten Malinau menyimpan potensi pertanian padi.

Kendati demikian, hasil-hasil perkebunan dan pertanian tersebut belum dikembangkan hingga ke sektor hilir.

"Selain untuk konsumsi, biasanya hasil-hasil panen ini langsung dijual ke Malaysia dalam bentuk tandan segar, seperti pisang."

"Padahal hasil-hasil panen ini bisa memiliki nilai tambah jika dikelola hingga sektor hilir," sebutnya.

Beragam potensi ini, bisa dijadikan objek agar investor bisa masuk mendirikan industri pengolahan.

Hadirnya industri pengolahan diyakini bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat di perbatasan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas