Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Siwaji Raja Dapat Telepon di Hari Tertembaknya Pengusaha Airsoft Gun Medan

Kuasa hukum membenarkan Siwaji Raja mendapat telepon dari Rawindra alias Rawi, soal penembakan terhadap Indra Gunawan,pengusaha airsoft gun.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
zoom-in Siwaji Raja Dapat Telepon di Hari Tertembaknya Pengusaha Airsoft Gun Medan
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Terduga otak pelaku pembunuhan Kuna, Siwaji Raja (tengah), mendapat pengawalan petugas ketika akan dikirim ke Polrestabes Medan, setelah di lakukan pemeriksaan di Polda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Senin (23/1/2017). Penyidik Polda Sumut menangkap Siwaji Raja di Kota Jambi pada Minggu 22 Januari 2017, di duga motif pembunuhan tersebut akibat dendam. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Siwaji Raja alias Raja Kalimas, otak pembunuhan terhadap pengusaha airsoft gun Indra Gunawan alias Kuna, dipastikan selalu kooperatif.

Demikian disampaikan Zulheri, kuasa hukum tersangka, saat berbincang dengan Tribun Medan di Masjid Nurul Falah Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Senin (30/1/2017).

"Persoalannya, klien kami ini dipaksa mengakui perbuatan yang tidak dibuatnya. Penyidik tanya apakah ada menyuruh melakukan, dijawab tidak," beber Zulheri.

Ia mengatakan Siwaji Raja memang mengenal Rawindra alias Rawi, pengatur dan perencana pembunuhan Kuna. Rawi juga yang menunjuk Putra sebagai eksekutor penembakan Kuna tak jauh dari toko airsoft gun miliknya di kawasan Kesawan, Medan Barat.

Namun, Zulheri menegaskan jika perkenalan Rawi dengan Ketua Parisada Narensami dan Parisada Medan itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan kasus penembakan ini.

Baca: Kuasa Hukum Tersangka Otak Pembunuhan Pengusaha Airsoft Gun Meradang, Berikut Alasannya

Baca: Pembunuh Bayaran Disewa Ketua Parisada Hindu Dharma Sumut Rp 2,5 Miliar Untuk Bunuh Kuna

Baca: Lakon Para Pembunuh Bayaran Pengusaha Airsoft Gun Kota Medan

Baca: Komplotan Pembunuh Pengusaha Airsoft Gun 8 Orang, Semuanya Tertangkap

Baca: Pelaku Cuek Tembak Pengusaha Airsoft Gun di Tengah Keramaian

Baca: Kapolrestabes Medan Tegaskan Siwaji Raja Harus Tetap Berada dalam Tahanan

"Klien kami mengaku, Rawi memang ada menelepon saat kejadian. Waktu itu Rawi bilang ke Pak Raja, 'Ketua, Kuna ditembak orang,'" aku Zulheri menirukan percakapan Rawi di telepon.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski sempat menelepon, kata Zulheri, tidak ada bahasan Rawi yang menyatakan dirinya yang menembak Kuna atas dasar perintah Raja.

Selain Rawi, banyak juga rekan Siwaji Raja yang memberi kabar soal penembakan Kuna.

"Hanya karena menelepon memberi kabar, lantas klien kami dituduh terlibat. Kemudian Rawi langsung ditembak mati. Ini aneh juga menurut kami," beber Zulheri.

Ia menjelaskan jika benar Siwaji Raja terlibat, harusnya polisi menunjukkan bukti yang ada. Sampai saat ini tidak ada bukti yang mengarah kepada Raja.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas