Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bayi 8 Bulan Masih Hidup Setelah Terpendam Longsor, Bongkahan Genting Menyelamatkannya

Wakil Wali Kota Semarang sebut kejadian itu sebagai mukjizat. Pihaknya segera melakukan penanganan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Hayu Sri Latifah, bayi berumur 8 bulan selamat dari bencana talut longsor, Senin (13/2) malam di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Semarang.

Solikin dan sang istri, Susilowati, merasa lega. Buah hati mereka terhindar dari maut. 

"Hujan deras sore hari. Tidak ada tanda-tanda bakal longsor, tidak ada retak juga. Tiba-tiba longsor dan menimpa saya sama anak istri," ujarnya, Rabu (15/2/2016).

Wajah Hayu tertimpa genting, Susilowati tertimpa pintu, sedangkan Solikhin tertimpa puing dan mampu menahannya.

"Anak saya terpendam tapi beruntung wajahnya tertutup genting sehingga bisa bernafas. Saya dan istri langsung minta tolong. Ibu saya minta tolong tetangga dan kemudian pintu didobrak," ujarnya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu menyatakan prihatin atas kejadian tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini mukjizat tapi harus dilakukan penanganan. Longsor di lima titik ini terjadi di perumahan karena tidak ada drainase yang baik," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas