Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Diduga Cabuli Puluhan Siswinya, Guru Honorer di Sebatik Ini Ditangkap Polisi

"Korban ini melapor ke orangtuanya, maka orangtuanya menindaklanjuti,” ujar Kapolsek Sebatik Barat AKP Sunaryadi Marsunu.

Diduga Cabuli Puluhan Siswinya, Guru Honorer di Sebatik Ini Ditangkap Polisi
Tribun Kaltim
Ernawati ibunda RA menghadiri mediasi yang dilakukan pihak sekolah. Namun mediasi ditolak sehingga Ernawati melaporkan guru MJ yang melakukan tindakan asusila terhadap anaknya, Rabu (3/8). 

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN -  Habibi (32), guru honorer di salah satu SD di Sebatik, diamankan anggota Polsek Sebatik Barat karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswinya.

Penangkapan terhadap Habibi dilakukan Kepolisian Sektor Sebatik Barat setelah menerima laporan dari beberapa orangtua siswi yang anaknya menjadi korban pelecehan.

"Korban ini melapor ke orangtuanya, maka orangtuanya menindaklanjuti,” ujar Kapolsek Sebatik Barat AKP Sunaryadi Marsunu, Jumat (24/2/2017).

Sunaryadi menambahkan, hingga saat ini pihaknya telah menerima 3 laporan dari orangtua siswi. Diduga, aksi cabul Habibi dilakukan terhadap puluhan siswi kelas III dan kelas IV tempat dia mengajar.

Salah satu siswa bahkan mengaku dilecehkan lebih dari sekali.

“Yang sudah kami mintai keterangan 3 saksi. Informasinya, masih banyak lagi,” imbuhnya.

Ironisnya, Habibi mencabuli siswi saat istrinya sedang hamil.

Dalam melakukan aksinya, Habibi akan memanggil beberapa siswi ke dalam ruang kelas saat pelajar lainnya sudah pulang. Ketika berada di ruang kelas tersebut, guru wali kelas ini kemudian meraba-raba bagian sensitif siswinya.

“Keterangan dari saksi itu, dilakukan pencabulan. Murid yang cewek kadang-kadang dipanggil ke ruangan, berdua, baru dipegang-pegang dari luar," ucap Sunaryadi.

Kepolisian Sektor Sebatik Barat mengaku masih memproses kasus Habibi tersebut. Rencananya, hari ini, pelaku diserahkan ke Polres Nunukan untuk gelar perkara.

“Ini masih dalam proses penyelidikan dulu karena mau digelar di polres,” pungkas Sunaryadi.

Penulis: Sukoco

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas