Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Aneh, Pria Ini Tewas Ceburkan Diri di Laut Benoa Bali Usai Dibacakan Doa di Masjid

Mayat ABK asal Klaten, Jawa Tengah ini masih belum ditemukan keberadaannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Aneh, Pria Ini Tewas Ceburkan Diri di Laut Benoa Bali Usai Dibacakan Doa di Masjid
Istimewa
Proses pencarian korban abk KM Putra Wijaya 1 di perairan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Minggu (26/2/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR– Tim gabungan Dit Polair Polda Bali, Basarnas Kota Denpasar serta Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai berusaha melakukan pencarian terhadap Anak Buah Kapal KM Putra Wijaya 1 bernaman Aman (22).

Mayat ABK asal Klaten, Jawa Tengah ini masih belum ditemukan keberadaannya.

Aman dikatakan menghilang setelah nekat terjun dari atas kapal lantaran diduga mengalami depresi hebat, Minggu (26/2/2017)

“Korban diduga mengalami stress atau depresi,” beber sumber kepolisian, Denpasar, Minggu (26/2/2017).

Berdasarkan keterangan teman-teman korban sebelum nekat menyeburkan diri, ABK kelahiran 7 Mei 1995 itu sempat diberikan doa.

Bukannya merasakan ketenangan setelah dirinya didoakan di Mesjid Bahari, Denpasar, justru Aman memberontak dan berprilaku aneh.

Setelah mendengar ayat-ayat suci, ia kemudian berlari ke arah dermaga kointaner atau peti kemas.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah berlari dan sampai pada bibir dermaga, korban kemudian nekat menyeburkan diri ke laut.

“Setelah korban diberi doa di Masjid Bahari, tidak berselang lama kemudian korban langsung memberontak dan lari ke arah dermaga kontainer dan langsung sampai dibibir Dermaga Timur lalu  menyeburkan diri ke laut,” jelasnya.

Saat terakhir kali terlihat di dermaga, korban tampak hanya mengenakan celana training parasut berwarna orange.

Sedangkan baju yang sebelumnya digunakan dilepas saat berlarian menuju bibir dermaga sebelum menerjunkan diri.

Kapolsek Pelabuhan Benoa, Kompol I Nyoman Gatra membenarkan kejadian ini.

Ia mengatakan kasus ini kini juga ditangani oleh Dit Pol Air Polda Bali.

“Kasus ini ditangani Dit Polair Polda Bali,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja mengatakan hingga saat ini proses pencarian terhadap korban masih dilakukan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas