Mayat Saparuddin Ditemukan Tanpa Tangan dan Kaki
Belum diketahui motif pembunuhan dan polisi telah memeriksa empat orang saksi dari keluarga termasuk tetangga korban yang berada dekat kolam korban
Editor: Eko Sutriyanto
![Mayat Saparuddin Ditemukan Tanpa Tangan dan Kaki](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/mutilasi_20170228_154812.jpg)
Laporan Wartawan Serambi Asnawi Luwi
TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Pos Basarnas Kutacane, Aceh Tenggara, Senin (27/2/2017) pukul 13.30 WIB menemukan mayat Saparudin (44) warga Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Badar di Desa Perapat Tinggi.
Jasad korban ditemukan tanpa kedua kaki dan tangan.
Koordinator Pos Basarnas Kutacane, Risky Hidayat, kepada Serambinews.com, mengatakan, mereka mendapat informasi dari Kepala Desa Kuta Tinggi Sabtu (25/2/2017) bahwa Saparudin berangkat dari rumah pamit kepada istrinya ke ladang jagung, namun tidak kembali.
Menerima informasi tersebut petugas Basarnas memberangkatkan tujuh orang personil untuk membantu pencarian korban yang hilang.
Pada pukul 13.30 WIB, menerima informasi dari warga masyarakat yang melihat sosok jenazah di sungai Alas Desa Perapat Tinggi.
Tim bergerak menuju lokasi bersama unsur lainnya dan dapat dipastikan bahwa mayat tersebut Saparuddin lalu dibawa ke RSU Sahudin Kutacane.
Informasi dari Kapolres Agara, AKBP Edi Bastari, pada Sabtu (25/2/2017) pukul 06.00 WIB pagi korban menuju ke sawah untuk mengecek ikan dan itik.
Ketika istrinya datang pada pukul 10 .00 WIB pagi, korban tidak ada di lokasi.
Lalu, Istri melaporkan ke polisi.
Belum diketahui motif pembunuhan dan polisi telah memeriksa empat orang saksi dari keluarga termasuk tetangga korban yang berada dekat kolam korban.
Edo mengatakan, saat ini personelnya telah diperintahkan untuk mencari potongan tangan dan kaki korban di Sungai Alas.