Dua Kapal Perang Amankan Perairan Bali Selama Raja Salman Berlibur
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud dan rombongan akan mendapat penjagaan super ketat selama liburan di Bali.
Editor: Dewi Agustina
Sang Raja membawa 1.300 orang, 1.000 di antaranya terdiri dari putra mahkota, 24 pangeran, dan 10 menteri serta 300 orang tim advance.
Menyambut kedatangan Raja Salman, jajaran TNI dan Polri mengadakan gelar pasukan gabungan di Lapangan Lagoon Nusa Dua, kemarin.
Ini merupakan persiapan terakhir yang dilakukan TNI dan Polri menjelang Raja Salman tiba di Bali.
Pecalang sebagai keamanan adat juga dilibatkan membantu TNI dan Polri dalam menjaga keamanan tiap-tiap daerah selama Raja Salman berada di Bali.
"Hari ini kami mengecek persiapan tekahir pasukan sebelum mereka bertugas sampai nanti hari H," kata Kustanto, didampingi Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R Golose.
Personel gabungan TNI, Polri, dan pecalang total berjumlah 2.500 orang.
"Seluruh personel mencakup semua bidang kegiatan," ujar Kustanto.
Kustanyo mengatakan, ada beberapa titik krusial yang akan dijaga ketat oleh aparat keamanan.
"Tentu di titik-titik yang kami anggap bisa terjadi hal yang tidak diinginkan, kami siapkan pasukan khusus," ungkapnya.
Pasukan yang mengawal raja berasal dari Satuan Khusus.
"Diambil dari satuan antiteror, penjinak bahan peledak, dan penembak jitu atau sniper," tambahnya.
Baca: Bocah Kelas 2 SD Deg-degan Menari Pendet di Depan Raja Salman
Sejumlah kendaraan taktis, seperti Anoa dan water cannon, juga disiagakan di hotel-hotel yang akan disewa rombongan Raja Salman. Personel Gegana dan Brimob juga diturunkan.
Untuk pengamanan di hotel-hotel tempat Raja Salman dan rombongan menginap dilakukan personel dengan senjata laras panjang.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.