Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ida Kadek Astawa Ditemukan Tewas Bakar Diri

Tubuh kakek malang ini ditemukan dalam keadaan gosong dan membusuk di atas tempat tidurnya sendiri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ida Kadek Astawa Ditemukan Tewas Bakar Diri
Istimewa
Jasad Ida Kadek Astawa (62) ketika ditemukan di dalam gubuk berukuran 5x5 meter di Dusun Munduk, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. 

Dia berusaha menengok sang ayah dari kaca jendela gubuk.

Tubuhnya sontak saja melemah ketika melihat kondisi sang ayah telah gosong, hangus terbakar.

Swastini pun berteriak histeris, lantas berlari menuju ke rumahnya yang terletak sekitar 700 meter dari lokasi kejadian, memberi tahukan kepada seluruh keluarga jika ayahnya telah tewas terbakar.

Mendengar adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian sektor Banjar bersama dengan perangkat desa bergegas menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Oleh petugas, pintu gubuk didobrak.

Mereka pun menemukan Pekak Astawa sudah dalam keadaan meninggal dunia, dengan kondisi sekujur tubuh hangus terbakar.

“Posisi korban tengadah di atas tempat tidur, dengan kepala mengarah ke selatan. Kami juga menemukan bekas lampu petromak yang terbakar dekat tubuh korban, serta puing-puing arang bekas tempat tidur yang terbakar. Diduga korban membakar tubuhnya dengan menggunakan lampu petromak itu,” kata Kapolsek Banjar, Kompol Anak Agung Gede Sena saat dihubungi melalui saluran telepon seluler.

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, petugas kepolisian menduga kejadian ini merupakan aksi bunuh diri.

Sebab, berdasarkan hasil pemeriksaan,  pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah Pekak Astawa.

Pun dengan waktu kematiannya, di perkirakan Pekak Astawa meninggal dunia sejak Sabtu (11/3/2017) malam.

“Yang terbakar itu hanya bagian kamar, tempat korban bunuh diri. Kami sudah memeriksa sejumlah warga, semuanya mengaku tidak tau dan tidak ada yang melihat api maupun asap yang keluar dari gubuk itu,” jelasnya.

Lanjut Kompol Sena, pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi terhadap tubuh jenazah Pekak Astawa.

Mereka menganggap kejadian ini merupakan musibah.

“Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan tidak melakukan otopsi. Namun kami tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas