Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ini Hasil Otopsi Sementara Satu Keluarga yang Tewas Terbakar

Adanya indikasi korban tewas karena kekurangan oksigen dapat dibuktikan dari sisa jelaga yang menempel di bagian kerongkongan

Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Ini Hasil Otopsi Sementara Satu Keluarga yang Tewas Terbakar
Tribun Medan/Array Anarcho
Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho mengatakan, belum ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban kebakaran di Jl Pertanian/Simpang Gardu, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (6/4/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, hasil otopsi sementara menyangkut tewasnya satu keluarga yang terbakar di dalam rumah di Jl Pertanian/Simpang Gardu, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan telah keluar.

Namun, bukti fisik hasil otopsi belum diterima langsung.

"Ini masih hasil sementara ya. Jadi, dari hasil otopsi sementara itu, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh masing-masing korban. Keempatnya meninggal dunia karena kekurangan oksigen saat kebakaran terjadi," kata Sandi, Kamis (6/4/2017).

Mantan Kasat Reskrim Polresta Medan ini mengatakan, adanya indikasi korban tewas karena kekurangan oksigen dapat dibuktikan dari sisa jelaga yang menempel di bagian kerongkongan.

Begitupun, Sandi masih menunggu hasil final pemeriksaan ini.

"Jelaga hitam terdapat di kerongkongan para korban. Ini membuktikan, para korban meninggal karena terlalu lama menghirup asap kebakaran," ujarnya selepas salat Zuhur.

Berita Rekomendasi

Dari kemarin, saksi yang diperiksa belum ada penambahan.

Jumlah saksi masih delapan orang, termasuk pihak keluarga.

"Kami masih mendalami lebih lanjut keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi. Sejauh ini, belum ada penambahan," ungkap perwira berpangkat tiga melati emas di pundak ini.

Sebelumnya, adapun korban tewas masing-masing Marita Sinuhaji (58), anak laki-lakinya Frengki (31), dan dua cucunya Selvi (5) dan Kristin (3).

Beredar kabar, keempatnya dibunuh terlebih dahulu sebelum dibakar. (Ray/tribun-medan.com)


Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas