Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Umi Kulsum Bantah Terlibat Pembunuhan Anggota DPRD Bandar Lampung yang juga Suaminya

Umi Kulsum, istri almarhum anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor, membantah tudingan terdakwa Brigadir Medi Andika.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Umi Kulsum Bantah Terlibat Pembunuhan Anggota DPRD Bandar Lampung yang juga Suaminya
Tribun Lampung/Wakos Gautama
Brigadir Medi Andika membuat pengakuan mengejutkan saat diwawancarai wartawan usai sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (10/4/2017). TRIBUN LAMPUNG/WAKOS REZA GAUTAMA 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Umi Kulsum, istri almarhum anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor, membantah tudingan terdakwa Brigadir Medi Andika.

Medi menuduh Umi mengetahui peristiwa pembunuhan Pansor dan ikut mendanainya.

"Nggak tahu saya," ujarnya ketika dikonfirmasi, Senin (10/4/2017).

Kerabat Umi langsung menariknya agar menjauhi para jurnalis yang mencoba mengonfirmasi terkait tuduhan Medi.

Para pewarta terus mencecar Umi mengenai tuduhan Medi tersebut.

"Saya tidak tahu. Fitnah dia (Medi) itu," ujar Umi sembari berlalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Salah satu kerabat Pansor berceletuk, "Biasalah namanya orang membela diri".

Usai persidangan Medi kembali terjadi kericuhan. Umi dan para kerabatnya mengejar Medi yang mau masuk mobil sembari mencacinya.

Medi dituntut hukuman pidana mati oleh jaksa penuntut umum.

Jaksa menilai Medi terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Pansor.

Di dalam persidangan, Medi membantah membunuh dan memutilasi Pansor.

Sebelumnya, Brigadir Medi Andika membuat pengakuan mengejutkan saat diwawancarai wartawan usai sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (10/4/2017).

Medi menyatakan ada keterlibatan Umi Kulsum, istri anggota DPRD Bandar Lampung Pansor, dalam kasus mutilasi Pansor.

"Istri almarhum Pansor mengetahui peristiwa terjadinya pembunuhan Pansor dan dia yang mendanai. Saya hanya disuruh mencarikan orang tapi bukan untuk membunuhnya," ujar anggota Satuan Intelijen dan Keamanan Polresta Bandar Lampung ini.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas